Gadget

Hands-on Redmagic 11 Pro: HP Gaming yang Punya 'Radiator Mini'

Muhammad Faisal Hadi Putra
Hands-on Redmagic 11 Pro: HP Gaming yang Punya 'Radiator Mini'

Uzone.id - Makin ‘ada-ada saja’ teknologi yang disematkan pada sebuah smartphone. Kayak Redmagic 11 Pro ini deh, hadir dengan sistem pendingin berbasis kipas dan cairan, mirip sebuah PC gaming. 

Redmagic 11 Pro menjadi smartphone pertama Nubia yang resmi masuk ke Indonesia dengan prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5. Redmagic 11 Pro dibanderol dengan harga Rp19.999.000, dan hanya tersedia dalam varian warna Subzero dengan desain yang dibuat futuristik. 

Kalau dilihat-lihat, Redmagic 11 Pro punya desain yang mirip seperti sebelumnya. Bodinya serba flat, modul kameranya pun dibuat rata dengan bodi belakang, tak ada bagian yang mencuat keluar pada area ini—tak seperti smartphone lainnya.




Desain futuristik yang diadopsi smartphone ini juga memang terlihat ‘dari masa depan’. Bodi belakangnya dibuat transparan yang memperlihatkan jeroan ponsel, termasuk bagaimana sistem pendingin cair yang disebut AquaCore bekerja. 


Nubia mengekspos pipa-pipa kapiler pendingin ini secara estetik di balik kaca. Saat masuk ke Game Space, bermain game, atau dinyalakan lewat shortcut pengaturan di bar notifikasi, cairan pendingin di dalamnya (berwarna putih) benar-benar terlihat mengalir. 


Nuansanya makin gaming lagi, lantaran ada ornamen lampu RGB yang menyala di bagian kipas pada sisi kiri-kanan atas bodi, logo, dan sisi bodinya. 


Cuma, ada beberapa hal yang bikin kagok dan cenderung mengganggu pada aspek desain Redmagic 11 Pro. Karena banyaknya fitur gaming yang dimasukkan, sisi kanan smartphone terasa sangat padat oleh tombol, beda jauh dengan tepian sebelah kiri. 

Ada sepasang trigger di area atas dan bawah. Tombol kapasitif ini mengapit kipas pendingin, kemudian ada tombol volume, power, serta switch untuk masuk ke Game Space. 


Karena banyaknya tombol ini, kami suka salah pencet tombol. Misal, mau mengambil screenshoot, malah menekan switch Game Space dan tombol power, yang otomatis membuat layarnya mati. 


Begitu juga untuk menaikkan dan menurunkan volume, seringkali menekan tombol power dan volume bawah. Sampai sekarang pun, kami masih butuh waktu adaptasi agar terbiasa dengan tata letak tombol yang ‘aneh’ ini.

Beralih ke depan, Redmagic 11 Pro kasih pengalaman visual yang benar-benar imersif. Rasanya, baru Nubia lewat seri smartphone gaming-nya yang rutin menghadirkan pengalaman visual maksimal tanpa terganggu oleh punch-hole


Smartphone ini menyuguhkan layar OLED seluas 6,85 inci dengan resolusi 1.216 x 2.688 piksel yang dikelilingi bezel tipis nan simetris, hanya setebal 1,25mm. Layarnya juga sudah mendukung refresh rate 144Hz, sehingga akan terasa mulus saat scrolling atau main game. 

Lantaran tidak ada lubang kamera, kamera selfie 16 MP ditaruh di bawah layar alias under display camera. Smartphone ini juga sudah mendukung in-display fingerprint.



Ada cairan pendingin di dalamnya


Redmagic 11 Pro bak PC gaming, karena punya sistem pendingin cair aktif yang bakalan terlihat jelas di bagian belakangnya. Namanya AquaCore, cara kerjanya lumayan kompleks, karena Nubia mengombinasikan sistem pendingin ini dengan dua solusi lain berbasis kipas dan vapor chamber.

Di balik kaca transparan itu, terdapat sebuah pompa mikro keramik piezoelektrik, yang tugasnya memompa cairan pendingin agar terus mengalir di dalam jalur pipa kapiler. Cairannya bukan sekadar air biasa, tapi Fluorinated Liquid. 

Info saja, ini adalah sejenis cairan yang biasanya dipakai untuk mendinginkan server di data center. Cairan ini digunakan karena sifatnya yang tidak menghantarkan listrik, anti-beku, dan punya efisiensi tinggi dalam menyerap panas ekstrem.


Mekanisme kerja sistem pendingin ini ibarat radiator mini dengan sirkulasi aktif. Cairan dingin akan mengambil panas dari area CPU dan baterai. 

Karena menyerap panas, tekanan cairannya naik dan mendorongnya mengalir cepat ke area pembuangan panas. Di sana, panasnya dibuang dengan bantuan hembusan angin dari kipas turbofan berkecepatan 25.000 RPM, sehingga suhu cairan turun kembali sebelum berputar balik ke CPU.

Sirkulasi aktif ini dikombinasikan pula dengan vapor chamber seluas 13.116 mm², salah satu yang terbesar di smartphone saat ini.


Yang menarik, meski pada kipas fisik yang berputar kencang dan punya lubang ventilasi udara yang terbuka, Redmagic 11 Pro justru mengantongi sertifikasi IPX8 atau tahan air. Hal ini jadi upgrade penting dari Redmagic 10 Pro.

Artinya, meski bodinya bolong karena sirkulasi udara, komponen internal dan jalur kelistrikannya sudah diproteksi sedemikian rupa dengan sealing level mikron. 



Ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5


Sistem pendingin kompleks tadi, tentu saja untuk ‘menjinakkan’ kencangnya Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini memang monster, karena menjanjikan performa 20 persen lebih kencang dan efisiensi daya 30 persen lebih baik dari pendahulunya.

GPU Adreno 840 di dalamnya juga siap melibas game berat dengan peningkatan performa ray-tracing sebesar 25 persen. 


Chipset ini disandingkan dengan RAM 16 GB LPDDR5T serta penyimpanan 512 GB UFS 4.1 Pro. Ditambah dengan baterai 7.500 mAh yang mendukung sistem pengisian cepat 80W via kabel dan juga wireless

Sementara spesifikasi lainnya, Redmagic 11 Pro membawa konfigurasi kamera utama 50 MP menggunakan sensor OmniVision OV50E40 dengan OIS, ditemani kamera ultrawide 50 MP, dan satu sensor 2 MP sebagai lensa tambahan (auxiliary lens). 



Harga dan ketersediaan


Saat ini Redmagic 11 Pro tersedia dengan harga Rp19.999.000. Namun, ada promo selama periode pre-order mulai 8 Januari 2026 dengan harga yang dipangkas menjadi Rp17.999.000. 

Pembeli juga berkesempatan mendapatkan Special Gift Box berisi Redmagic Gamepad senilai Rp1,5 juta selama persediaan masih ada.

Penjualan perdana dilakukan secara eksklusif melalui Nubia Flagship Store di Blibli, lengkap dengan dukungan garansi resmi Unicom Care selama satu tahun dan jaminan update OS tiga tahun.