Hands-on Infinix Hot 60 Pro, Murah Tapi Speknya Gak Main-main
Uzone.id - Murah, tipis, dan ditopang baterai besar, inilah kesan-kesan pertama kami saat menggenggam Infinix Hot 60 Pro. Murah, lantaran Infinix Hot 60 Pro dijual dengan harga mulai Rp2,1 jutaan saja. Padahal, ponsel ini menawarkan spesifikasi ‘di luar nalar’ untuk kelasnya.
Desainnya saja, mengusung konsep tipis, bahkan diklaim paling tipis di kelasnya. Bodinya cuma setebal 6,6 mm dengan bobot 170 gram, membuatnya enteng buat digenggam satu tangan, gak akan juga bikin kantong celana atau saku kemeja kelihatan tebal saat menyimpannya.
Cuma, memang feel-nya gak semewah dan senyaman Samsung Galaxy S25 Edge yang sama-sama tipis. Alasannya, tepian bodi ponsel ini dibuat begitu menyiku dan bodi belakangnya pun terbuat dari plastik, walau sasisnya diklaim terbuat dari aluminium kelas aerospace.
Ya, kalian gak salah baca, aluminium kelas aerospace yang disematkan Infinix untuk sasis Hot 60 Pro. Material yang kuat untuk memastikan smartphone tahan terhadap jatuh dan benturan hingga ketinggian 1,5 meter.
Kami pun sempat beberapa kali menjatuhkan smartphone ini ke lantai, dan semuanya aman-aman saja. Kalian bisa lihat videonya di bawah:
Ini smartphone harga Rp2 jutaan, tapi dibuat tahan pada berbagai kondisi, terutama di musim yang kadang gerimis, hujan besar, lalu panas terik seperti sekarang. Infinix Hot 60 Pro sudah mengantongi rating IP64 yang membuatnya tahan terhadap cipratan air bertekanan rendah dan terpaan debu.
Bicara desain keseluruhan, ada beberapa catatan (positif dan negatif) dari Infinix Hot 60 Pro. Pertama, walau bodi ponsel ini tipis, Infinix tetap menyertakan jack audio 3,5 mm. Port ini diletakkan di bawah, bersama mikrofon, port USB-C, dan speaker utama.
Ada lagi lubang speaker sekunder di bagian atas. Dan yang menarik lagi, tepatnya di sisi kanan, ada tombol khusus untuk memanggil AI yang disematkan Infinix di bawah tombol Power dan Volume. Menariknya, tombol ini juga dapat berfungsi sebagai tombol shutter untuk mengambil foto dan video.
Di depan, Infinix Hot 60 Pro usung layar AMOLED seluas 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz. Nah, ini wajib diketahui oleh para pengguna, atau kalian yang kadung tergoda oleh fitur 144Hz ini.
Dukungan refresh rate 144Hz ini cuma bisa aktif pada 3 aplikasi saja, dan semuanya bawaan Infinix itu sendiri, yakni Settings, Messages, dan Phone. Sisanya? Mentok di 120Hz. Tapi ya sudah lumayan juga, kan?
Hal mengejutkan lain, resolusinya di atas standar. Bukan Full HD+ lagi, melainkan 1,5K (1.224x2.720 piksel) berkat fitur super-resolution upscalling. Layarnya juga punya tingkat kecerahan hingga 1.600 nits,
HP Rp2 jutaan udah gak zaman lagi adopsi sensor sidik jari di tombol samping, saatnya di dalam layar, setuju? Dan Infinix Hot 60 Pro sudah mengusung fitur ini, responsif pula!
Belum cukup, layar smartphone ini hadir melalui fitur 2160Hz PWM dimming dan Sleep Aid Mode yang menyesuaikan suhu warna secara dinamis berdasarkan ritme sirkadian atau siklus alami pengguna. Serta, Infinix Hot 60 Pro juga diberikan lapisan kaca Corning Gorilla Glass 7i pada layarnya.
Ditenagai MediaTek Helio G200
Desain dan layar saja sudah bikin kagum, mari beralih ke dapur pacunya. Yang spesial, Infinix Hot 60 Pro jadi yang pertama di Indonesia yang ditenagai prosesor MediaTek Helio G200.
Chipset 6nm ini adalah suksesor Helio G100, meneruskan popularitas prosesor 4G besutan MediaTek ini. Performanya kurang lebih sama, tapi sudah diperkuat teknologi HyperEngine untuk mendorong pengalaman gaming dengan koneksi lebih stabil, serta manajemen suhu lebih optimal bahkan saat bermain intens.
Prosesor ini disandingkan dengan RAM LPDDR4X 8 GB dengan ruang penyimpanan UFS 2.2 128 GB atau 256 GB. Udah gak zaman lagi HP Rp2 jutaan pakai eMMC 5.1!
Sedikit mengujinya di AnTuTu Benchmark, skor yang diraihnya mencapai 470.482 poin. Kami juga mencoba main Delta Force di smartphone ini. Game berat, lho. Infinix Hot 60 Pro kuat-kuat saja pada rentang 25-30 FPS, tergantung tingkat grafis yang dipilih.
Smartphone ini juga berjalan di XOS 15.1.1 berbasis Android 15 dengan sejumlah fitur Infinix AI. Ada fitur-fitur kreatif, seperti AI Vogue Portraits untuk hasil foto editorial, AI Image Extender untuk memperluas gambar, AI Eraser 2.0 untuk menghapus objek secara presisi berbasis cloud, dan AI Sharpness Plus untuk meningkatkan ketajaman serta pencahayaan gambar.
Fitur AI esensial lainnya memungkinkan pencarian foto lama dengan kata kunci, merangkum dokumen, hingga menjawab pertanyaan secara instan dengan perintah teks.
Ini salah satu favorit kami, yakni sektor baterai. Padahal bodinya tipis, tapi Infinix benamkan baterai 5.160 mAh dengan teknologi pengecasan cepat 45W FastCharge. Malah, ponsel ini juga bisa dijadikan ‘powerbank dadakan’ berkat reverse charging 10W via USB-C to USB-C.
Spesifikasi lainnya
Di sektor kamera, Infinix Hot 60 Pro dibekali kamera utama 50 MP dengan AI RAW Masterpiece Engine untuk menangkap detail dan pencahayaan yang presisi. Kamera depannya menggunakan sensor 13 MP dengan fitur Dual Video, Vlog Mode, dan Super Night Mode.
Fitur lainnya, Infinix Hot 60 Pro mendukung NFC Touch Transfer memungkinkan pertukaran data instan dengan satu sentuhan, UltraLink Free Call untuk melakukan panggilan suara dan mengirim pesan teks atau suara via bluetooth bahkan di area sinyal lemah hingga 600m, sampai GyroPro Navigation untuk memberikan kenyamanan serta akurasi dalam penggunaan harian.
Infinix Hot 60 Pro hadir dalam enam opsi warna, Coral Tides, Jungle Breath, Orange Rose Valley, Sapphire Blue, Sleek Black, dan Titanium Silver.
Infinix Hot 60 Pro tersedia dalam dua opsi RAM dan kapasitas penyimpanan. Infinix Hot 60 Pro versi 8/128 GB dijual dengan harga Rp2.199.000 dan tipe 8/256 GB dibanderol Rp2.399.000 yang dapat dibeli di seluruh platform online dan offline.