Digilife

Hak Siar F1 Pindah ke Apple TV Musim Depan, Bisa Nonton Multiview

Muhammad Faisal Hadi Putra
Hak Siar F1 Pindah ke Apple TV Musim Depan, Bisa Nonton Multiview

Uzone.id - Musim balap Formula 1 (F1) 2025 resmi berakhir, dengan Lando Norris, pembalap dari tim McLaren berhasil meraih gelar juara dunia pertamanya. Musim ini pun menjadi tanda perpisahan bagi ESPN yang selama ini memegang hak siar F1 di Amerika Serikat (AS), karena tahun depan hak tersebut beralih ke Apple TV. 

Tak perlu waktu lama, Apple langsung merilis iklan baru di media sosialnya yang memamerkan cuplikan F1 di dalam aplikasi Apple TV. Info saja, seperti dikutip dari 9to5Mac, Apple menandatangani kontrak eksklusif selama lima tahun ke depan sebagai mitra siaran resmi F1 di AS mulai musim depan. 

Balapan perdana dijadwalkan akan tayang pada akhir pekan 6-8 Maret 2026 mendatang. Meski begitu, konten-konten ‘pemanasan’ jelang musim 2026 dan pramusimnya, mungkin bakal tersedia di Apple TV lebih awal. 


Bukan cuma konten balapan saja

Nantinya Apple TV bukan cuma menayangkan raungan mesin F1 di lintasan balap setiap akhir pekan saja. Apple memastikan seluruh sesi, mulai dari latihan bebas, kualifikasi, sprint race, hingga balapan utamanya, bisa dinikmati tanpa biaya tambahan, asalkan sudah berlangganan Apple TV atau paket Apple One.

Selain itu, Apple juga bakal memanjakan para fans F1 dengan fitur Multiview. Fitur ini memungkinkan penonton menyaksikan balapan dari berbagai sudut pandang sekaligus dalam satu layar, termasuk streaming onboard cam dari mobil pembalap.

Fitur canggih ini nantinya bisa dinikmati di perangkat Apple TV set-top box, iPad, hingga headset Apple Vision Pro.


Kabar baik lainnya, Apple juga tidak membatasi di platform mana penonton bisa menyaksikan balapan F1. Apple tak memaksa penggemar untuk menonton hanya lewat platform Apple TV. 

Penonton dibebaskan untuk mengakses situs atau aplikasi F1.TV, asalkan login menggunakan akun Apple TV mereka. 

Saat ini, berlangganan Apple TV di AS seharga USD12,99 atau Rp200 ribuan per bulan. Sementara di Indonesia, pelanggan hanya perlu membayar Rp99 ribu per bulannya.