Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026, Komdigi Siapkan 9 Posko
Uzone.id — Menjelang periode
libur Lebaran Idulfitri 2026, Kementerian Komunikasi dan Digital menyediakan 9
posko bersama dengan operator seluler yang tersebar di titik-titik strategis.
Posko bersama ini bertugas untuk memantau kualitas layanan
komunikasi dan memantau spektrum frekuensi radio yang bekerja sama dengan tiga
operator seluler di Indonesia yaitu Telkomsel, XLSMART, dan Indosat Ooredoo
Hutchison.
Wayan Toni Supriyanto, Dirjen Infrastruktur Digital Komdigi menyampaikan bahwa posko pemantauan ini akan tersedia di tempat penting seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Stasiun Gambir, Stasiun Semarang Tawang, dan stasiun Kereta Cepat Halim (KCIC).
Selanjutnya, posko-posko ini juga akan tersedia saat arus
balik di rest area KM 57 rest area KM 62, Pelabuhan Merak Banten dan Pelabuhan
Bakaheuni, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, serta Pelabuhan Gilimanuk dan
Pelabuhan Ketapang yang menjadi jalur penyeberangan antara Jawa dan Bali.
Wayan menambahkan pemantauan akan dilakukan melalui balai
monitoring spektrum frekuensi radio yang tersebar di berbagai tempat mulai 13
hingga 29 Maret 2026.
Pemantauan ini dilakukan sebagai upaya mitigasi terjadinya
lonjakan trafik telekomunikasi di momen libur hari raya Idulfitri 2026 yang
diperkirakan meningkat sekitar 30-40 persen dibandingkan hari-hari biasa.
"Pelaksanaan posko bersama ini juga bertujuan utama
menjaga keselamatan masyarakat dengan memastikan komunikasi-komunikasi yang
menggunakan spektrum radio tidak terganggu," tutur Wayan.
Ismail selaku Sekretaris Jenderal Komdigi menyampaikan bahwa
kenaikan trafik saat Lebaran 2026 ini jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu,
hal ini disebabkan salah satunya oleh periode libur Lebaran Idul Fitri yang
jauh lebih panjang.
“Ini agak di luar kebiasaan dari libur Lebaran tahun sebelumnya. Karena Lebaran tahun sebelumnya kita relatif lebih pendek jadwal liburannya,” kata Ismail dalam acara Apel Bersama Posko Pemantauan Kualitas Layanan Telekomunikasi, Jumat, (13/03).
Adanya peningkatan dalam layanan internet ini menjadi
tantangan tersendiri bagi Komdigi, oleh karena itu mereka bersama dengan
operator seluler berkomitmen untuk melakukan mitigasi agar layanan internet
selama periode libur Lebaran tetap lancar dan stabil.
"Lebaran atau libur kita kali ini adalah libur yang
istimewa ya, karena dari segi waktunya luar biasa panjang. Digabung dengan
adanya WFA (Work From Anywhere), maka akan memberikan dampak yang signifikan
terhadap lonjakan trafik telekomunikasi yang kita perkirakan laporan sekitar
30-40 persen," kata Sekertaris Jenderal Kementerian Komdigi, Ismail pada
Jumat, 13 Maret.
Dari Komdigi, Ismail menyampaikan kesiapannya untuk memantau
secara berkala jaringan-jaringan internet sepanjang libur nanti dengan bekerja
sama dengan para operator seluler.
“Pemerintah melalui Komdigi akan terus melakukan pemantauan
secara berkala guna memastikan bahwa layanan telekomunikasi tetap berjalan
dengan lancar sepanjang periode Ramadan dan Lebaran tahun 2026,” katanya.
Mitigasi yang dilakukan adalah mengoptimalkan pengawasan
serta menyediakan posko-posko bersama operator seluler, termasuk pembentukan
satgas yang akan melakukan pengawasan 24/7 sepanjang periode libur.