GoZero% Bandung: dari Sampah Rumah Tangga Jadi Solusi Ramah Lingkungan
Uzone.id — Rangkaian GoZero%
Goes to Bandung ditutup dengan kunjungan Telkom Indonesia ke salah satu tempat
pengelolaan sampah menggunakan maggot di daerah Cijawura, Buah Batu, Bandung.
Tak hanya melakukan kunjungan, Telkom juga secara simbolis menyerahkan bantuan untuk mendukung pengelolaan sampah-sampah organik di lingkungan masyarakat.
Dihadiri oleh Gunawan Wasisto sekaligus VP Sustainability Telkom Indonesia dan GM. Telkom Witel Bandung, Ferry Zuljanna, bantuan ini menjadi ketiga kalinya dilakukan oleh Telkom Indonesia dan telah memberikan dampak yang nyata, salah satunya membantu perekonomian di wilayah RT 13 Cijawura.
Gunawan mengatakan bahwa bantuan ini memiliki pengaruh yang
signifikan dan menjadi wujud dari circular economy di lingkungan
masyarakat dimana masyarakat memaksimalkan sampah menjadi produk, bahan dan
sumber daya yang bernilai.
“Apa yang dilakukan oleh warga RW 13 ini sudah sangat positif sehingga mengurangi sampah-sampah. Harapannya, dengan zero waste ini di kecamatan ini, benar-benar nantinya tidak menyumbang ke TPA dan malah dapat memproses sampah hingga akhir,” tambahnya.
Bantuan yang diberikan oleh Telkom Indonesia kali ini adalah
rumah semai yang nantinya bisa digunakan untuk menanam tanaman-tanaman organik
yang ditanam menggunakan pupuk dari ‘sisa makanan’ maggot. Ada juga tong sampah
yang akan disebar ke tempat-tempat di sekitaran RW 13 Cijawura.
“Dari Telkom ini menjadi bantuan ketiga, yang pertama adalah
pencacahan, lalu untuk maggot, dan yang ketiga adalah tempat persemaian,”
tambahnya.
Dengan adanya bantuan ini, Gunawan berharap nantinya masyarakat akan mendapatkan hasil yang bermanfaat termasuk sayur dan buah-buahan yang dipanen secara bersama dan menambah nilai perekonomian masyarakat setempat.
Pengelolaan sampah di wilayah RT 13 Cijawura sendiri diberi nama ‘Rumah Maggot dan Buruan Sae’ ini sudah menghasilkan berbagai produk dari pengelolaan sampah, termasuk produksi maggot, pakan ikan dari maggot kering, pupuk organik dari sisa makanan maggot, budidaya ikan lele dan bebek hingga kerajinan dari sisa sampah plastik.
Melihat komitmen masyarakat dalam melakukan pengelolaan
sampah, Telkom Indonesia pun akan terus mendukung dan ikut terlibat secara
nyata dalam aksi tersebut.
Nantinya, Telkom juga akan menghadirkan sebuah aplikasi
untuk mendata pengelolaan sampah di masyarakat secara terpadu untuk melihat
dampak nyata dari pengelolaan itu sendiri.
“Telkom Indonesia melalui Telkom SRC berkomitmen untuk
mendukung pengelolaan sampah warga di seluruh Indonesia, salah satunya di
Bandung. Saat ini kami sedang bersama Telkom University sedang mengembangkan
aplikasi untuk pendataan terpadu mengenai impact kolaborasi pengelolaan sampah
di masyarakat,” kata GM. Telkom Witel Bandung, Ferry Zuljanna.