Google Resmi Tambahkan Bahasa Indonesia ke AI Mode
Uzone.id – AI Mode kini mendukung penggunaan bahasa Indonesia. Google baru saja memperluas AI Mode mereka setelah enam bulan lamanya hanya dapat digunakan dalam bahasa Inggris.
Pada Senin (8/9) kemarin, Google mengumumkan bahwa AI Mode kini akan mendukung bahasa Hindi, Indonesia, Jepang, Korea, Portugis Brazil. Perluasan ini diharapkan dapat membantu pengguna untuk mendapatkan jawaban dari AI Mode dengan bahasa yang mereka pilih—selain bahasa Inggris.
“Dengan perluasan ini, lebih banyak orang kini dapat menggunakan AI Mode untuk mengajukan pertanyaan kompleks dalam bahasa pilihan mereka, sambil menjelajahi web lebih mendalam," ujar Hema Budaraju, VP Manajemen Produk di Google Search, mengutip dari Techcrunch.
AI Mode sendiri awalnya merupakan fitur eksperimental Google yang diluncurkan pada Maret 2025. Kehadiran Mode AI bertujuan untuk menyaingi layanan chatbot AI populer seperti Perplexity AI dan ChatGPT milik OpenAI.
Fitur ini dirancang agar pengguna dapat mengajukan pertanyaan kompleks dan pertanyaan lanjutan saat ingin menggali topik lebih dalam langsung di Google Penelusuran. Di awal peluncurannya, fitur AI Mode ini tersedia untuk pelanggan Google One AI Premium.
Kini, fitur ini dapat dinikmati oleh siapa saja. Pengguna iOS maupun Android dapat mengaksesnya melalui aplikasi Google dan Lens. Sementara di desktop, fitur ini bisa diakses di tautan http://google.com/aimode.
Perbedaan paling mencolok antara mencari dengan Google Search biasa dan AI Mode adalah cara mereka memberikan jawaban. Jika, Google Search akan mengarahkan pengguna ke informasi melalui tautan, maka AI Mode mencoba memberikan jawaban secara langsung.
Namun, bukan hanya itu saja, masih ada perbedaan lainnya, seperti pencarian tradisional biasanya menggunakan kueri yang lebih pendek, seperti kata kunci atau satu kalimat pertanyaan.
Sementara itu, AI Mode mendukung pertanyaan yang lebih panjang, bahkan bisa dua hingga tiga kali lebih panjang. Setelah mendapatkan jawaban, pengguna juga bisa mengajukan beberapa pertanyaan lanjutan.
Kemudian, untuk tampilan jawaban, pencarian tradisional menampilkan hasil berupa tautan biru dan cuplikan yang wajib kamu klik untuk mendapatkan informasi lengkap.
Sementara itu, AI Mode menampilkan satu jawaban generatif dalam paragraf ringkas, lengkap dengan tautan sumber yang dikutip. Selain itu, AI Mode juga menyediakan fitur tindak lanjut interaktif. Fitur itulah yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan lanjutan.
Selanjutnya, teknologi dasar Google Search tradisional adalah algoritma pengindeksan dan pemeringkatan. Algoritma ini bekerja dengan mengurutkan dan menampilkan halaman web yang paling relevan dengan kueri yang diketik oleh pengguna.
Di sisi lain, AI Mode dibangun di atas model bahasa besar (LLM) Gemini 2.5. Teknologi ini menggabungkan kekuatan LLM dengan grafik pengetahuan dan infrastruktur pencarian Google untuk memberikan jawaban yang lebih komprehensif.