Automotive

Google Maps Bisa Terhubung dengan Mobil Listrik, Apa Aja Fiturnya?

Brian Priambudi
Google Maps Bisa Terhubung dengan Mobil Listrik, Apa Aja Fiturnya?

Uzone.id - Pengguna mobil listrik akan semakin dimanjakan, karena Google Maps menghadirkan fitur perencanaan perjalanan lewat sistem Android Auto. Sayangnya fitur ini belum bisa dinikmati di semua mobil dan di banyak negara.

Dikutip dari Carscoops, fitur Google Maps terbaru ini sudah bisa digunakan pada 350 kendaraan. Fitur ini menjanjikan perjalanan jarak jauh yang nyaman, karena pengemudi tidak perlu kehabisan daya atau pindah aplikasi untuk menemukan stasiun pengisian daya.

Agar dapat menggunakan fitur baru, pemilik perlu menambahkan kendaraan mereka ke Google Maps. Cukup dengan buka aplikasi, pilih profil, cari pengaturan di bawah, dan mengetuk kendaraan Anda.



Setelahnya penyetelan cukup dengan memilih listrik dan menambahkan merek dan mobil listrik model apa yang digunakan.

Kelebihan dari fitur ini, Google Maps dapat menggunakan informasi kendaraan untuk menghitung beberapa detail penting.

Seperti saat menetapkan tujuan, maka aplikasi akan memperkirakan penggunaan daya baterai untuk perjalanan tersebut sampai di lokasi.





Pengguna juga dapat menambahkan level baterai mereka terkini untuk membuka lebih banyak fitur, seperti rekomendasi tempat pengisian daya, perkiraan level baterai saat tiba, dan estiasi yang diperbarui berdasarkan waktu pengisian daya.

Menariknya lagi, terdapat opsi yang memungkinkan pengguna Google Maps untuk memilih berapa banyak daya baterai yang ingin disisakan saat tiba di tujuan.

Pembaruan seperti ini tentunya sangat berguna bagi pengguna mobil listrik. Pihak Google mengatakan fitur tersebut memungkinkan berfungsi berkat kombinasi AI.



AI ini menganalisis detail kendaraan, seperti berat dan ukuran baterai, bersamaan dengan informasi waktu nyata Maps tentang lalu lintas, ketinggian jalan, dan cuaca

Sayangnya fitur-fitur ini baru diluncurkan di Amerika Serikat dulu, dengan mendukung 16 merek yang akan terus bertambah di masa mendatang.

Dari 16 merek tersebut di antaranya mencakup Audi, BMW, Chevrolet, Fiat, Genesis, Hyundai, Jaguar, Kia, Lexus, Lucid, Mercedes-Benz, Nissan, Porsche, Subaru, Toyota, dan Volkswagen.