Gara-gara Grok, Meta hingga TikTok Dituding Sebar Foto AI Tak Senonoh
Uzone.id — Kasus
penyalahgunaan AI untuk konten-konten tak senonoh tak hanya menimpa Grok AI
saja, baru-baru ini AI milik Meta dan juga media sosial TikTok ikut terkena
tuduhan telah menyebarkan konten AI tak pantas yang menargetkan anak-anak.
Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Spanyol yang telah
memerintahkan jaksa penuntut umum untuk menyelidiki platform media sosial X,
Meta, dan TikTok atas dugaan tersebut.
“Platform-platform ini merusak kesehatan mental, martabat, dan hak-hak anak-anak kita,” tulis Perdana Menteri Pedro Sanchez di akun X-nya, dikutip dari Reuters, Rabu, (18/02).
Praktik ini mencakup perilaku anti-persaingan dalam
periklanan digital hingga desain yang sengaja dibuat agar membuat pengguna
semakin kecanduan.
Spanyol sendiri menjadi salah satu negara yang tengah
memperketat penggunaan media sosial untuk pengguna di bawah umur. Salah satunya
adalah pelarangan akses ke platform media sosial bagi mereka yang berusia di
bawah 16 tahun, dengan menggambarkan platform media sosial sebagai “Wild West
digital”.
Selain Spanyol, beberapa negara seperti Australia, Malaysia
hingga Indonesia juga sudah memperketat aturan soal pengguna di bawah umur.
Termasuk meminta platform untuk menyediakan fitur verifikasi usia.
Contohnya, platform media sosial seperti Facebook dan TikTok
sudah mewajibkan syarat pendaftaran pengguna hanya untuk mereka yang berusia
minimal 13 tahun. Meta juga sudah menyediakan akun khusus remaja yang dibuat
lebih ramah dan aman.