Gadget

Gampang Buat Suka Tecno Camon 50 Pro, Ini Review Lengkap Kami

Muhammad Faisal Hadi Putra
Gampang Buat Suka Tecno Camon 50 Pro, Ini Review Lengkap Kami

Uzone.id - Camon Series dari Tecno itu seperti berada di tengah-tengah, antara smartphone yang andal banget buat fotografi, tapi bawa spesifikasi kelas menengah yang rasanya kurang pas buat disebut ‘smartphone flagship’. Seperti Tecno Camon 50 Pro, di mana harga resminya tak menyentuh Rp6 juta, tepatnya Rp5,6 jutaan saja. 

Kameranya oke sih ini,” begitulah kesan pertama kami saat nyobain Tecno Camon 50 Pro. Seperti seri-seri terdahulu, memang tak ada cela dari kameranya—untuk kelas harganya. 

Mau tahu lebih jelasnya kualitas keseluruhan Tecno Camon 50 Pro—kelebihan dan kekurangannya? Berikut ini review Tecno Camon 50 Pro setelah menggunakannya selama beberapa waktu.

Secantik ini desain HP Rp5 jutaan


Mari bahas desain keseluruhan smartphone ini. Fun fact, jika di Indonesia namanya Tecno Camon 50 Pro, di pasar global justru bernama Tecno Camon 50 Ultra.

Tampilannya memang mewah, kami pun tak menyangka HP harga Rp5 jutaan bisa punya desain seperti ini. Tecno Camon 50 Pro itu tipis, berkelas, dan juga tangguh. 

Tipis dan emang enak buat digenggam. Ketebalan ponsel ini cuma 7,75 mm dengan bobot 178 gram. Walau bodinya terbuat dari plastik, feel menggenggamnya tetap solid—rasanya seperti bahan metal saja. 


Unit Tecno Camon 50 Pro yang kami review berkelir Cypress Green. Warna hijau gelap ini dibubuhi pada bodi belakang berbahan dasar kaca yang berlapis Gorilla Glass 7i. 

Desainnya terkesan simple, tapi gak ikut-ikutan tren saat ini. Tiga lensa kamera digabungkan pada satu modul lonjong yang diposisikan vertikal, kemudian ada satu lensa tambahan lainnya di sebelah kanan dengan dot warna merah dan LED flash di bawahnya. 


Menariknya, Tecno juga memberikan bundling case faux leather bergaya premium di dalam boks pembelian. Lagi-lagi fakta menarik, baru kali ini kami melihat casing bawaan smartphone sekeren dan semewah ini, ingat ini tak lebih dari Rp6 juta, lho!


Ngomong-ngomong soal ketangguhan, Tecno Camon 50 Pro sudah dibekali sertifikasi IP66, IP68, IP69, sampai IP69K. Artinya, HP ini tahan debu, aman dari cipratan, bisa direndam air, bahkan diklaim sanggup menahan semprotan air bertekanan tinggi sekalipun. 

Bukan cuma itu, bodi tipisnya juga sudah punya ketahanan dengan standar militer MIL-STD 810H. 


Di depan, Tecno Camon 50 Pro bawa layar AMOLED seluas 6,78 inci dengan resolusi 1.208 x 2.644 piksel, serta dukungan refresh rate 144Hz. Fitur HDR10+ juga hadir, lengkap dengan in-display fingerprint yang begitu responsif. 

Layarnya pun dibuat melengkung cantik, membuat visual yang ditampilkannya terasa lebih luas. Namun, buat kalian para gamer, umumnya layar melengkung seperti ini kurang pas untuk main game kompetitif—seringkali terjadi mistouch


Sebagai tambahan, ada kamera selfie tepat pada lubang kamera mungil di tengah atas layarnya. Sedikit ke atasnya lagi, ada earpiece yang tidak cuma berfungsi untuk telponan saja, tapi juga bertugas ganda sebagai speaker stereo bersama speaker di bagian bawah bodi—keduanya sudah didukung teknologi Dolby Atmos.


Sisi atas ponsel ini juga dilengkapi dengan IR blaster, fitur yang mulai jarang ditemui tapi sangat berguna untuk menyalakan TV atau AC. Sementara di sisi bawah, berjejer rapi port USB-C, mikrofon, dan slot kartu dual-SIM.


Sisi kanan bodi diisi oleh tombol volume dan power standar. Menariknya, di sisi kiri terdapat satu tombol AI bertekstur khusus.


Tombol ekstra ini fungsinya bisa kalian atur ulang lewat menu pengaturan, dengan tampilan mirip pengaturan Action Button di iOS 26. 

OS bersih, banyak fitur AI


Tecno Camon 50 Pro sudah berjalan di HiOS 16 berbasis Android 16. Asli deh, OS ini mengingatkan kami dengan iOS 26, tapi dengan fitur AI yang jauh lebih pintar dan lengkap. 

Mengapa kami sebut demikian? Lantaran memang sepintar itu AI dari Tecno Camon 50 Pro. Ella saja, di smartphone ini bukan cuma berfungsi untuk mengeksekusi ‘hal-hal receh’ seperti menyalakan senter, merekam layar, atau pintasan pengaturan lainnya—layaknya smartphone entry-level Tecno, tapi lebih dari itu.

Ella di smartphone ini punya beberapa fungsi lainnya, seperti mencari informasi langsung dengan mengetikkan berbagai macam pertanyaan ke kolom teksnya. 

Bisa juga menyelesaikan soal matematika hanya dengan memotret soalnya. Ella pun mampu membuat gambar dari prompt yang dibuat, hingga menjadi asisten penulisan dokumen. 


Yang menarik, ada fitur Ella Power. Sesuai namanya, makin banyak lagi fitur AI di sini. Ella mampu merangkum artikel atau dokumen yang kalian berikan, malah bisa membacakannya secara langsung. Ella juga mampu membuat scheduling, melakukan panggilan telepon, sampai menjadi device assistant

Menariknya, Ella ternyata sanggup membuat video juga—bukan cuma gambar. Atau, mengubah gambar yang kalian unggah menjadi berbagai macam ilustrasi. Fitur lainnya, Ella mampu memindai dokumen, kemudian menjadikannya sebagai digital copy, mengidentifikasi musik, atau menjawab pertanyaan apapun dari gambar yang diunggah. 


Secara tampilan, UI-nya memang cukup mirip dengan iOS 26. Dari Lock Screen saja, dimungkinkan untuk mengaplikasikan efek depth yang membuat lock screen dan home screen tampak lebih dinamis. Bentuk ikon aplikasinya pun mirip seperti Liquid Glass-nya Apple. 

Yang terpenting dari HiOS 16 adalah UI ini terasa bersih dan bebas iklan. Masih ada bloatware, namun masih bisa dimaafkan. 

Performa standar, tapi bisa diandalkan


Tecno Camon 50 Pro ditenagai prosesor yang tak bisa dibilang kencang, tapi juga tak boleh disebut lambat. Adalah Dimensity 7400 dari MediaTek yang sodorkan 4x performance-core Cortex A78 dengan kecepatan 2,6 GHz dan 4x efficiency-core Cortex A55 dengan kecepatan 2 GHz. 

Chip ini disandingkan dengan RAM 12 GB LPDDR5X dengan ruang penyimpanan 256 GB. Buat pemakaian harian sudah enak. Buka-tutup aplikasi mulus, pindah antar aplikasi juga responsif, buat main game juga nggak lemot-lemot amat, semuanya pas.

Kami juga melakukan beberapa benchmark untuk melihat gambaran performanya. Di AnTuTu v11, Tecno Camon 50 Pro mencetak skor 994.343 poin. Skornya lumayan tinggi untuk smartphone menengah, walau tidak terlalu impresif. Tapi setidaknya, tenaga yang dikeluarkan sudah mumpuni untuk kebutuhan berat, serta irit daya juga.

Hal ini juga terlihat pada hasil tes yang kami lakukan di Geekbench 6. Tecno Camon 50 Pro mencatat skor 1.067 poin untuk single-core dan 3.136 poin untuk multi-core, menggambarkan kalau kinerja smartphone ini memang mumpuni untuk tugas ringan sampai menengah, dan juga siap untuk pekerjaan yang lebih berat seperti pemrosesan foto, AI, dan berpindah antar aplikasi. 


Hebatnya, performa smartphone ini bukan cuma tinggi di awal saja. Saat dites lewat 3DMark Wild Life Stress Test, Tecno Camon 50 Pro mencatat skor best loop 3.909 poin dan skor lowest loop 3.885 poin, dengan tingkat stabilitas mencapai 99,4 persen.

Suhu juga masih cukup terkontrol. Terlihat, suhu perangkat bergerak dari sekitar 33 derajat Celcius ke 41 derajat Celcius selama stress test. Memang terasa hangat, tapi masih dalam batas wajar untuk smartphone tipis dengan chipset 4 nm yang digeber terus-menerus. Frame rate selama pengujian 3DMark juga berada di kisaran 17-29 FPS. 


Sekarang beralih ke baterai. Tecno Camon 50 Pro membawa baterai besar 6.500 mAh yang bisa tahan 17 jam 11 menit pada pengujian PCMark Work 3.0. Tes ini terus-menerus menjalankan simulasi multitasking yang berbeda-beda, dari membuka media sosial, pekerjaan, browsing, hingga editing gambar. 

Itu artinya, baterai smartphone ini bisa dipakai seharian tanpa bikin khawatir. Untuk pemakaian normal seperti WhatsApp, media sosial, kamera, streaming, browsing, sesekali gaming, dan mengandalkan jaringan seluler, baterainya masih terasa sangat aman sampai malam.


Sementara untuk pengecasan, Tecno Camon 50 Pro mendukung fast charging 45W. Ngecas dari 8 persen, dalam setengah jam pertama, baterainya sudah terisi sampai 42 persen. Sementara untuk mencapai 85 persen, dibutuhkan waktu 74 menit, dan perlu 87 menit agar baterainya penuh 100 persen. 

Kameranya ajib!


Kamera jadi sisi yang spesial dari Tecno Camon 50 Pro. Konfigurasinya lengkap, memudahkan pengguna untuk mengambil gambar di berbagai sudut pandang.

Di belakang, Tecno Camon 50 Pro membawa tiga kamera utama. Ada kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-700C, lengkap dengan OIS. Kamera ini ditemani lensa telephoto 50 MP dengan focal length setara 70mm atau sekitar 3x optical zoom, serta kamera ultrawide 8 MP.

Kamera utama Tecno Camon 50 Pro bisa dibilang hasilkan warna yang konsisten. Dalam kondisi cahaya cukup, hasil fotonya tajam, detailnya bagus, dan warnanya dibuat hidup tanpa terasa berlebihan. Dynamic range-nya juga luas, jadi area terang dan gelap masih bisa tertangani dengan baik.

White balance-nya pun cukup akurat. Foto outdoor terlihat natural, sementara warna langit maupun bangunan, tetap enak buat dilihat. Noise-nya juga nyaris tidak terlihat saat pemotretan di sore hari, dan detail kecil pada objek masih bisa ditangkap dengan rapi.

Buat motret manusia pun, kamera utamanya terbilang menyenangkan. Warna kulitnya terlihat natural, meski ada sedikit peningkatan warna agar tidak terlihat terlalu ‘standar’. Mode portrait-nya juga memberikan efek blur yang rapi. Overall kami senang dengan kamera utama smartphone ini. 

Lanjut ke kamera telephoto, sensor 50 MP-nya memberikan hasil foto yang bagus. Apalagi dengan focal length setara 70mm, perspektif yang dihasilkan terlihat lebih rapat, terutama saat memotret orang, bangunan, atau objek dari jarak yang cukup jauh.

Yang menarik, ada mode FlashSnap. Sesuai namanya, mode ini memungkinkan kalian untuk memotret objek yang bergerak cepat, semisal anak kecil yang sedang berlari, anak yang sedang bermain sepeda, kendaraan yang melintas, dan sebagainya. 

Dengan bantuan AI, hasil foto yang sebelum diproses terlihat blurry, akan terlihat on-point dengan kualitas yang lebih bagus. 


Beralih ke kamera ultrawide, sensor 8 MP-nya memang menjadi kekurangan dari Tecno Camon 50 Pro. Dibanding Camon 40 Pro, Tecno menghilangkan lensa autofokus pada Camon 50 Pro.

Alhasil, walau fungsinya tetap berguna saat ingin memotret landscape dengan sudut pandang yang lebih luas, namun ketiadaan autofokus membuatnya jadi kurang cocok untuk foto jarak dekat atau objek yang kecil. 

Secara kualitas, hasilnya memang cukup baik. Tapi karakter fotonya cenderung lebih kontras, area bayangan kadang terlihat lebih gelap, dan detail di pinggir frame tidak setajam kamera utama.

Di depan, Tecno Camon 50 Pro punya kamera selfie 50 MP dengan autofokus. Hasilnya bagus banget, di mana detail wajah terlihat tajam dengan warna kulit yang terlihat natural—tidak dipoles berlebihan oleh AI. 

Autofocus di kamera depan juga sangat membantu. Mau selfie dari jarak dekat, agak jauh, atau dari angle yang tidak biasa, wajah tetap bisa terkunci dengan baik. 

Berikut ini hasil foto yang kami ambil menggunakan kamera Tecno Camon 50 Pro:

Kesimpulan


Ada kalimat yang pas buat menggambarkan Tecno Camon 50 Pro secara keseluruhan, yaitu “smartphone yang mudah untuk disukai.” 

Bukan, bukan karena semua yang dibawanya terbilang sempurna, tapi karena Tecno tahu bagian mana yang harus dibuat menonjol di kelas harga Rp5 jutaan. 

Di rentang harga segini, Tecno Camon 50 Pro dibuat tipis dan mewah, build quality-nya juga jempolan berkat ketahanan standar militer dan rating IP66, IP68, IP69, serta IP69K yang lengkap. 

Layarnya juga jadi salah satu nilai plus. Panel AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz membuat pengalaman scrolling, nonton, sampai main game terasa mulus. Tambahan HDR10+ dan speaker stereo Dolby Atmos juga bikin pengalaman multimedia di smartphone ini terasa lebih niat.

Yang cukup mengejutkan adalah sektor AI-nya yang lengkap. HiOS 16 memang mengingatkan kami dengan tampilan iOS 26, tapi dengan fitur AI yang lebih lengkap (dan pintar). 


Ella terasa bukan cuma gimmick, karena bisa dipakai untuk banyak hal, mulai dari merangkum dokumen, membuat gambar, membantu penulisan, membaca artikel, sampai jadi asisten perangkat.

Performa Tecno Camon 50 Pro juga memang bukan yang paling kencang di kelasnya, tapi sudah sangat cukup untuk penggunaan harian. Dimensity 7400 terasa stabil dan juga irit daya. 

Terbukti dari ketahanan baterainya yang mencapai lebih dari 17 jam, walau kecepatan pengecasannya kurang impresif, karena butuh waktu lebih dari 80 menit untuk dapat mengisinya sampai penuh.

Kelebihan utama dari Tecno Camon 50 Pro adalah sektor kameranya. Komposisi kameranya membuat kami bisa menangkap momen dari berbagai sudut pandang dengan kualitas yang tetap oke. 

Secara keseluruhan, Tecno Camon 50 Pro menarik buat pengguna yang mencari HP stylish, kameranya bagus, baterainya awet, dan fiturnya lengkap tanpa harus naik ke kelas flagship.