Gadget

Galaxy S26 Series Banjir Promo di Galaxy Studio Grand Indonesia

Hani Nur Fajrina
Galaxy S26 Series Banjir Promo di Galaxy Studio Grand Indonesia

Uzone.id – Samsung membawa pengalaman berbeda lewat kehadiran Galaxy Studio di Grand Indonesia. Berlokasi di Main Atrium East Mall, pop-up ini bukan sekadar ajang pamer perangkat baru, tapi juga jadi ruang eksplorasi teknologi yang dimiliki Samsung Galaxy S26 Series.

Galaxy Studio ini digelar terbatas, dari 1 sampai 5 April 2026. Jadi, selain bisa pegang langsung perangkat barunya, pengunjung juga ditawari berbagai promo eksklusif yang nilainya lebih besar dibanding pembelian biasa di toko.

Di area Galaxy Studio Samsung menggunakan pendekatan “Next Level AI” yang dapat langsung dirasakan pengunjung. Mulai dari pengalaman Nightogprahy hingga Horizontal Lock, pengguna bisa langsung menjajal.

Selain memamerkan teknologinya, Samsung juga menggeber berbagai promo. Secara umum, Samsung memang sudah kasih promo reguler di toko. Misalnya cashback hingga Rp3,5 juta untuk pembelian tertentu, termasuk skema bundling dengan aksesori atau program trade-in.





Nah, yang bikin beda, Galaxy Studio ini punya “bonus tambahan” yang cuma berlaku selama event berlangsung.

Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan menjelaskan promo di Galaxy Studio memang dibuat lebih menarik untuk menjaga hype Galaxy S26 Series tetap tinggi, bahkan setelah momen Lebaran.

“Tanggal 1 sampai tanggal 5 April kami menggelar Galaxy Studio Experience, di mana promonya tak hanya cashback sampai dengan Rp3,5 juta, namun juga benefit-benefit tambahan yang total nilainya sekitar Rp9 jutaan,” ungkap Ilham kepada beberapa awak media di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).




Salah satu yang paling mencolok adalah program trade-in. Pengguna Samsung Galaxy S25 Ultra punya peluang untuk upgrade ke seri terbaru dengan selisih harga hingga Rp0, selama perangkat yang ditukar memenuhi syarat.

Langkah ini bisa dibilang cukup agresif, tapi juga jadi cara Samsung menjaga loyalitas pengguna agar tetap berada di ekosistem mereka. Sejak hari pertama, area trade-in sudah dipadati pengunjung yang ingin mengecek nilai tukar perangkat mereka.

Selebihnya, salah satu spot yang paling ramai di Galaxy Studio adalah area demo kamera. Di sini, pengunjung bisa langsung menjajal kemampuan fotografi dan videografi berbasis AI yang jadi andalan terbaru.






Fitur Nightography AI misalnya, cukup mencuri perhatian karena mampu menghasilkan foto tetap tajam meski di kondisi minim cahaya, dengan noise yang jauh lebih terkendali dibanding generasi sebelumnya.


Tak cuma soal jepret foto, Samsung juga mempermudah urusan editing. Fitur generative editing yang kini lebih simpel bikin pengguna bisa menghapus objek yang mengganggu atau mengatur ulang komposisi gambar langsung dari perangkat. Semuanya bisa dilakukan dalam hitungan detik, tanpa perlu aplikasi tambahan atau skill editing khusus.

Di beberapa experience zone, tim Samsung juga standby untuk bantu pengunjung eksplor fitur lain. Mulai dari bagaimana AI bekerja di balik layar untuk menjaga performa tetap stabil, sampai optimasi baterai yang bikin aktivitas seperti gaming atau multitasking tetap lancar tanpa cepat panas – hal yang biasanya cukup krusial di segmen flagship.