Digilife

Gak Cuma Bidik Warner Bros, Netflix Sempat Kepikiran Beli Disney

Vina Insyani
Gak Cuma Bidik Warner Bros, Netflix Sempat Kepikiran Beli Disney

Uzone.id Di tengah prosesnya dalam mengakuisisi Warner Bros dengan nilai USD82,7 miliar atau Rp1.378 triliun, muncul kabar kalau Netflix ternyata bukan hanya mengincar Warner Bros tapi juga sempat membidik studio film lain.

Dalam sebuah laporan yang dipublish oleh Bloomberg, Selasa, (09/12), pihak manajemen Netflix ternyata sempat mempertimbangkan untuk mengakuisisi hampir semua aset besar yang ditawarkan, termasuk Electronic Arts Inc. dan juga Fox. 

Orang dalam Netflix menyebut kalau platform streaming tersebut bahkan pernah mempertimbangkan untuk mengakuisisi studio film The Walt Disney.




Namun, tawaran dan akuisisi ini tidak pernah terjadi karena para eksekutif dari Netflix tidak pernah mencapai kesepakatan. Selain itu, jajaran bos Netflix juga takut harga saham mereka rugi jika mereka membayar aset-aset dari studio film tersebut dengan harga yang lebih tinggi.

Netflix juga khawatir bahwa transaksi tersebut akan memberikan sinyal yang salah kepada para investor mereka.

Selain mengungkap niat Netflix dalam mengakuisisi studio-studio besar, ternyata niat Netflix dalam mengakuisisi Warner Bros sudah terjadi beberapa bulan yang lalu. Bahkan, pada pertengahan November 2025 lalu, Co-CEO Netflix, Ted Sarandos sudah bertemu dengan Donald Trump.

Dalam pertemuan ini, keduanya berbincang selama kurang lebih 1,5 jam dan membicarakan soal transaksi tersebut.




“Warner Bros. harus dijual kepada penawar tertinggi,” kata Trump, menurut sumber ‘rahasia’ kepada Bloomberg.

Sarandos setuju akan hal tersebut. Ia juga menyampaikan kalau dengan tawaran tersebut, Netflix bukan melakukan monopoli dan tidak berkuasa sepenuhnya.

“Netflix tidak punya jaringan siaran atau saluran kabel. Membeli Warner Bros. akan membuat perusahaan kami setara dengan YouTube di Amerika Serikat,” kata Sarandos.

Pertemuan tersebut berakhir dengan kesan yang baik–berdasarkan sudut pandang Sarandos, ia percaya diri bahwa Netflix tidak akan menghadapi penolakan langsung dari Gedung Putih.

Namun, hal ini ternyata tidak sesuai dengan kenyataan karena pasca pengumuman ini tersebar, Donald Trump menyebut kalau Netflix memiliki "pangsa pasar yang besar" dan ukuran kedua perusahaan ketika merger ini "dapat menjadi masalah".

"Yah, (merger) itu harus melalui proses, dan kita lihat saja apa yang terjadi," katanya.

Untuk meredakan kekhawatiran tersebut, Trump pun menyatakan akan terlibat dalam keputusan merger ini.

“Saya akan terlibat langsung dalam keputusan (merger) ini,” kata Trump dikutip dari Reuters.

Tak hanya Trump saja yang menyebut akuisisi ini akan menimbulkan masalah, Directors Guild of America atau serikat buruh yang mewakili hak-hak kreatif dan ekonomi para sutradara dan anggota tim penyutradaraan di Amerika Serikat dan luar negeri pun berencana untuk datang langsung menemui Netflix perihal akuisisi ini.