Automotive

GAC AION Siap Terjun ke Pasar PHEV di Tahun Depan, Bawa 2 Mobil Baru!

Brian Priambudi
GAC AION Siap Terjun ke Pasar PHEV di Tahun Depan, Bawa 2 Mobil Baru!

Uzone.id - GAC AION menyiapkan senjata baru untuk menghadapi tahun 2026. Tak tanggung-tanggung, merek asal China ini menyasar segmen baru yakni Plug-in Hybrid (PHEV) dan range extender hybrid (EREV).

Dengan masuknya dua mobil baru di segmen PHEV dan EREV, GAC AION akan melengkapi jajaran kendaraan yang sudah terelektrifikasi.

"Saya akan membawa PHEV dan EREV ke Indonesia. Kapan? Nanti lihat tanggalnya.D ua baris juga ada, tiga barus banyak," ujar Andry Chiu selaku CEO GAC AION Indonesia di GJAW 2025 belum lama ini.

Memang dalam beberapa bulan terakhir, pasar mobil hybrid menunjukkan pertumbuhan yang positif. Terutama setelah pabrikan China banyak yang merilis produk dengan teknologi PHEV dengan jarak tempuh hingga ribuan kilometer.



Dari data Gaikindo sendiri, penjualan mobil hybrid menembus angka 51.566 unit dari Januari hingga Oktober 2025.

Andry mengaku kalau GAC AION di China sudah memiliki banyak rentang produk elektrifikasi, sehingga siap untuk terjun ke pasar PHEV.





"Kalau memang PHEV itu marketnya bagus justru info ini saya sangat senang," jelas Andry.

Andry juga menyadari pasar otomotif China menunjukkan penjualan mobil hybrid lebih tinggi dibandingkan kendaraan listrik. Pasar menilai teknologi yang ditawarkan kendaraan hybrid lebih ideal untuk kebutuhan masyarakat.

"Sebenarnya kalau kami melihat dari apsar di China penjualan hybrid sudah lebih dari 30 persen. Angka itu lebih besar dari EV yang hanya mencapai 30 persen," ungkapnya.



Andry mengatakan GAC AION tidak hanya menambah model kendaraan, tetapi juga menambah kontribusi industri dengan rencana mendirikan satu pabrik baru di Indonesia.


Di Juni kemarin, GAC AION meresmikan pabrik pertama di kawasan Cikampek, Purwakarta, Jawa Barat. Fasilitas tersebut dibangun melalui anak perusahaan Indomobil Group yakni PT National Assemblers.

Tidak sampai disitu, kabarnya mereka juga akan membangun pabrik lagi yang jadwalnya bisa beroperasi mulai tahun 2026 nanti.