Fitur Lengkap OriginOS 6: Origin Island, Vivo AI hingga Private Space
Shanghai, Uzone.id
— Pasar global akhirnya kedapatan juga sistem operasi andalan dan terbaru
Vivo, OriginOS 6. Dirilis di West Bund, Shanghai, Rabu malam, (16/10),
peningkatan OriginOS 6 ini gak main-main.
Smoothness Mastery jadi ‘jantung’-nya OriginOS 6 dan sesuai namanya, sistem operasi ini mengedepankan soal kemulusan dalam pengalaman pengguna, mulai dari tampilan hingga fitur-fitur penunjang produktivitas.
Shi Yujian, Wakil Presiden Senior dan Chief Technology Officer Vivo menyebut kalau kehadiran OriginOS 6 ke pasar global ini memperkuat kehadiran mereka dengan prinsip ‘More local, more global’ sekaligus memenuhi kebutuhan pengguna secara lebih menyeluruh.
“Dipandu dengan filosofi Origin Design, kami menghadirkan 3
pilar inti yaitu kemulusan, desain dan juga AI. OriginOS 6 ini mengubah cara
pandang pengguna ketika terhubung ke dunia digital,” katanya.
Nah, ada fitur apa saja sih yang ada di OriginOS 6 ini?
Berikut fitur-fiturnya!
Tapi, sebelum ke desain, Vivo sendiri mengklaim kalau
OriginOS 6 ini diklaim telah mengalami peningkatan kecepatan respons sentuhan
sebesar 41 persen dan 26 persen lebih baik daripada pesaingnya.
Origin Design!
Tampilan baru OriginOS 6 menjadi yang pertama di-notice,
selain karena dirombak besar-besaran, tampilannya juga terlihat fresh dan warna
transparan dengan Liquid Glass punya iOS 26. Origin Design ini terlihat jelas
di bagian lockscreen, home, quick setting bahkan di bagian notifikasinya.
Di bagian Lockscreen misalnya, OriginOS ini benar-benar
memberikan kebebasan untuk pengguna agar bisa custom tampilan smartphone sesuai
dengan keinginan. Salah satunya ada fitur Lockscreen Grid yang
memberikan kemampuan untuk mengubah posisi dan ukuran pada widget dan tampilan
lainnya di layar.
Ada juga fitur Flip Cards untuk mengubah lockscreen
jadi lebih hidup. Kalau iOS 26 punya Spatial Screen, nah Vivo punya Flip Cards
sebagai ‘mainan baru’ di bagian lockscreen. Flip Cards ini membuat foto
bergerak ketika kalian memiringkan perangkat ke kiri atau ke kanan.
Tekstur kaca bernama Dynamic Glow dengan warna transparan
juga diterapkan di bagian quick settings, tombol kunci, serta di lockscreen.
Fitur notifikasi juga diubah dengan konsep card stacking yang menumpuk.
Origin Island
Salah satu yang di highlight adalah fitur Origin Island
(mirip Dynamic Island), lubang hitam yang bisa bergerak di depan kamera ini
semakin diperluas lagi tugasnya, selain untuk memutar musik, menerima
panggilan, tapi bisa juga menjadi area interaktif untuk skenario copy dan
paste.
Dua fitur yang tersedia adalah Copy & Go dan Drag &
Go. Dengan Copy & Go, pengguna bisa men-copy nomor telepon, lalu Origin
Island akan memberikan sugesti untuk menelepon atau mengirim pesan. Sementara
ketika men-copy link/tautan, akan muncul sugesti untuk membuka situs tersebut,
tak hanya itu, ketika men-copy link meeting online, Origin Island bisa
menambahkannya ke kalendar.
Di bagian galeri, fitur Drag & go bisa digunakan untuk
beberapa skenario, salah satunya ketika ingin mengunggah foto ke media sosial
misalnya, kalian bisa menekan, lalu menyeretnya ke Origin Island. Kemudian
sistem akan memberikan sugesti aplikasi sesuai dengan habit pengguna.
Ini berguna ketika kalian ingin menggunggah foto atau video
ke Instagram, YouTube bahkan ke e-commerce di aplikasi kalian.
Vivo AI: Retouch, AI Creation hingga AI Search
Di bagian galeri, OriginOS menghadirkan fitur AI Retouch
yang mengintegrasikan AI Erase, AI Image Expander, dan AI Photo Enhance ke
dalam satu alur kerja yang mulus untuk peningkatan yang mudah.
Dalam produktivitas sehari-hari, vivo AI menyajikan AI untuk berkomunikasi seperti Smart Call dan AI Live Caption, ada juga AI untuk penanganan dokumen yang bisa digunakan untuk merangkum, memperbaiki tulisan, memendekkan tulisan, melanjutkan tulisan hingga membenarkan grammar.
Ada juga fitur Smart Call Assistant, DocMaster, AI Creation,
dan AI Search yang membuat pekerjaan sehari-hari lebih sederhana. Untuk AI
Caption dan AI Smart Call, Vivo kini menyediakan translate ke dalam 40 bahasa
lebih, termasuk Indonesia.
Ada juga fitur AI yang semakin lengkap, termasuk untuk
menghapus objek di foto Live, atau merangkum dokumen, merevisi grammar dan
translate, transisi layar juga semakin menarik dengan split screen serta
floating screen. Fitur AI Caption juga bisa mentranslate secara real-time untuk
video dan bahkan panggilan.
Untuk AI Search, pengguna bisa meminta sistem untuk mencari isi file atau dokumen yang ada di dalam smartphone. Circle to Search dan Gemini AI Live juga sudah disematkan di sistem operasi ini.
Salah satu yang bikin OriginOS ini menarik adalah integrasi cross device menggunakan Office Kit dan One-Tap Transfer, dimana konektivitas antara Vivo dengan device lain (bahkan sistem operasi lain, seperti iOS) semakin smooth, contohnya OriginOS bisa dengan mudah terhubung ke perangkat Macbook dan bisa mengendalikan ponsel di perangkat termasuk memindahkan file dan foto.
Privasi?
Fitur privasi juga ditingkatkan, fitur yang di highlight adalah Private Space dimana pengguna punya ruang rahasia dimana hanya mereka yang bisa mengaksesnya, disitu ada aplikasi hingga galeri terpisah yang hanya pengguna yang tahu.
OriginOS 6 memperkuat perlindungan pengguna dengan kehadiran Vivo Security untuk menjaga keamanan dan privasi data, memastikan transparansi dan kontrol, kecerdasan pada perangkat, dan minimisasi data.
Teknologi BlueVolt yang ditingkatkan semakin meningkatkan
efisiensi daya dan stabilitas pengisian daya, menjaga kinerja tetap dingin,
stabil, dan tahan lama.
Vivo OriginOS 6 ini debut di Vivo X300 series dan akan
tersedia mulai November nanti secara bertahap ke smartphone Vivo dan iQOO
termasuk Vivo X series dan iQOO 13 dan Neo series dan berlanjut ke semua series
di awal 2026 nanti. Nah, gimana menurut kalian, mana fitur yang paling menarik?