Fabio Quartararo Beri Syarat Yamaha M1 V4 Mau Dipakai di MotoGP
Uzone.id - Meskipun memiliki harapan besar terhadap Yamaha M1 bermesin V4, namun pembalap Fabio Quartararo menetapkan syarat utama sebelum motor tersebut digunakannya bertanding di MotoGP.
Fabio Quartararo mengatakan dirinya akan melakukan pengetesan terhadap Yamaha M1 usai digunakan sebagai wild card oleh pembalap tes di Misano bulan depan.
Persyaratan yang diminta Fabio Quartararo pun tidak terlalu muluk, hanya menginginkan Yamaha M1 bermesin V4 setidaknya harus bisa mendekati performa M1 saat ini yang sudah mendapatkan banyak peningkatan.
"Saya rasa jika saya mencobanya dan selisih waktu putaran saya kurang dari setengah detik (dari M1 saat ini), saya rasa itu langkah bagus," ujar Quartararo di akhir pekan MotoGP Hungaria kemarin dikutip dari Crash.
Hingga saat ini Yamaha memang belum mempublikasikan catatan waktu dari uji coba M1 V4 mereka, namun pabrikan Jepang tersebut yakin kuda besi baru mereka harus sama bagusnya dengan M1 saat ini sebelum dipakai di 2026 nanti.
Proyek Yamaha M1 V4 sendiri sebenarnya masih dalam tahap awal, sementara M1 dengan konfigurasi mesin inline-four sudah digunakan sejak tahun 2002.
Menariknya, kita akan bisa mendengar lengkingan langsung dari Yamaha M1 V4 pada akhir pekan MotoGP San Marino 2025 nanti.
Seri tersebut akan digelar 12-14 September, Yamaha M1 V4 akan dibawa oleh pembalap tes Augusto Fernandez sebagai wild card untuk melakukan uji coba.
Sementara Quartararo, mengaku tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan Yamaha M1 V4 di musim 2025 ini.
"Tergantung seberapa bagi motor (baru) kami, tapi bagi saya kami butuh perubahan," ungkapnya.
Juara Dunia MotoGP 2021 itu mengaku sedikit terkejut karena baru mendapat kesempatan mencoba Yamaha M1 V4 menjelang akhir tahun 2025.
"Menurut saya, harusnya saya menguji (mesin V4) sebelumnya, tetapi saya bukanlah orang yang memutuskan," bebernya.
Kini Yamaha mulai menargetkan peningkatan di sektor pengereman Yamaha M1 V4, sementara Quartararo menegaskan performa mesin masih menjadi kunci kemenangan motor mereka.
"Kalau mesinnya tidak siap untuk menyalip, Anda tidak akan bisa melakukannya," ucap Quartararo.
"Jadi, sekalipun motornya kencang, saya butuh motor yang mampu bersaing saat balapan. Jika saya tidak memiliki tenaga maksimal, itu tidak akan menjadi motor tempur," pungkasnya.
Saat ini Quartararo masih mengandalkan M1 genersi terakhir dengan catatan empat kali berhasil mencapai P1 dan satu kali podium, namun belum ada kemenangan.
Pembalap Prancis itu juga masih berada di posisi klasemen kesepuluh, jauh di bawah pemimpin klasemen sementara yakni Marc Marquez.
Jika performa Yamaha M1 V4 berhasil, maka di tahun depan motor versi 1.000 cc akan turut balapan, meskipun hanya semusim karena di 2027 regulasi berganti ke mesin 850 cc.