Automotive

ESDM Rumuskan Kuota Impor SPBU Swasta Tahun Depan, Bakal Ditambahin?

Brian Priambudi
ESDM Rumuskan Kuota Impor SPBU Swasta Tahun Depan, Bakal Ditambahin?

Uzone.id - Tahun 2025 hampir habis, tapi kuota impor bahan bakar (BBM) untuk SPBU swasta seperti Shell, BP AKR, dan Vivo untuk tahun 2026 masih belum ditentukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kementerian ESDM pun mengaku saat ini mereka sedang merumuskan seperti apa opsi yang akan diberikan kepada operator SPBU swasta tersebut.

"Minggu depan kami sudah, Insya Allah bisa mendapatkan opsinya seperti apa," ujar Laode Sulaeman selaku Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM seperti dikutip dari Antara.

Laode mengatakan pihak Kementerian ESDM sudah menggelar rapat dengan melibatkan jajaran Direktorat Jenderal Migas untuk merumuskan opsi-opsi impor BBM untuk operator SPBU swasta.



Nantinya hasil rumusan akan dijabarkan kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam waktu dekat. Kemudian Bahlil yang akan mengambil keputusan terkait kuota impor BBM untuk Shell, BP AKR, dan Vivo.

Laode mengaku, terdapat opsi untuk menambah kuota impor BBM 2026 sebesar 10 persen dari yang disediakan untuk periode 2025.





"Itu (penambahan 10 persen) salah satu opsi," jelasnya.

Perlu diketahui, kebijakan serupa sebenarnya sudah dilakukan oleh pemerintah pada tahun 2025, di mana kuota impor BBM SPBU swasta ditambahkan sebesar 10 persen.



Namun pada kenyataannya, jumlah tersebut masih kurang. Terlihat dari kekosongan stok BBM pada SPBU swasta yang terjadi pada beberapa bulan lalu.

Kekosongan stok ini memaksa para operator SPBU swasta untuk menyetujui pembelian base fuel dari Pertamina Patra Niaga. Dengan demikian, mereka bisa kembali melayani permintaan konsumen seperti yang baru-baru ini terjadi.

Saat ini, masing-masing operator SPBU swasta sudah memiliki stok BBM minimal untuk produk dengan RON 92. Dimulai dari BP AKR yang pertama memiliki stok pada akhir bulan Oktober 2025 kemarin.

Kemudian disusul oleh Vivo yang sudah memiliki stok BBM RON 92 pada akhir November 2025. Kemudian Shell menjadi operator SPBU swasta terakhir yang memiliki stok pada awal Desember 2025.