Elon Musk Tebar Janji: Anak-anak di AS Bakal Kebagian Saham SpaceX Gratis
Highlight Artikel
- Elon Musk berencana membagikan satu saham SpaceX miliknya kepada setiap anak di Amerika Serikat pada tahun 2027.
- Pengumuman rencana ini disampaikan melalui unggahannya di X pada Senin, 19 Oktober 2026.
- Penyaluran saham akan dilakukan melalui program pemerintah AS, Invest America, yang dikenal juga sebagai Trump Accounts.
- Diperkirakan sekitar 72 juta anak di AS akan menjadi penerima, dengan total nilai saham mencapai USD10,8 miliar jika harga per lembar USD150.
Uzone.id — Orang terkaya di dunia, Elon Musk, lagi-lagi
bikin gebrakan. Selasa pagi,
(20/10), ia mengumumkan mau membagikan saham SpaceX miliknya ke setiap anak di
Amerika Serikat pada tahun 2027 mendatang.
Rencana ini ia
sampaikan melalui unggahannya di X pada Senin (19/10/2026).
“Tahun depan,
saya akan memberikan satu saham SpaceX milik saya kepada setiap anak di
Amerika. Ini akan menjadi yang pertama dari banyak hal yang akan saya berikan
nantinya,” tulis Musk.
Jika janji ini
benar-benar, anak-anak penerima saham ini akan memiliki sebagian kecil
perusahaan antariksa itu. Namun, pengumuman Musk sejauh ini masih berupa janji,
dengan rincian pelaksanaan yang belum dijelaskan secara lengkap.
Salah satu
petunjuk mengenai cara pembagian saham ini muncul saat seorang pengguna X
bertanya soal penyalurannya. Musk menjawab kalau penyalurannya akan
dilakukan melalui program Invest America, yang juga dikenal sebagai Trump
Accounts.
Program pemerintah AS ini sendiri menyediakan rekening
investasi bagi anak di bawah usia 18 tahun. Ada pula setoran awal satu kali
sebesar USD1.000 dari pemerintah bagi anak yang memenuhi syarat dan lahir pada
masa jabatan kedua Presiden Donald Trump.
Meski Musk sudah menyebut jalur penyalurannya, belum ada
penjelasan lengkap mengenai jadwal pembagian saham, proses penerimaan, maupun
persyaratan yang harus dipenuhi.
Jika benar, maka
Elon Musk harus memberikan saham ke lebih dari 70 juta anak di AS. Mengutip
dari Mashable, Selasa, (20/10), jumlah anak di AS yang berusia di bawah 18
tahun mencapai sekitar 72 juta orang.
Dengan asumsi harga saham SpaceX sekitar USD150 per lembar, nilai saham yang dibutuhkan untuk memenuhi janji tersebut diperkirakan mencapai USD10,8 miliar.
Angka itu
merupakan perkiraan berdasarkan jumlah calon penerima dan harga saham yang
digunakan dalam perhitungan. Nilai akhirnya dapat berubah mengikuti harga saham
serta cakupan penerimanya.
Usut punya usut, rencana besar
Musk ini ternyata muncul setelah perusahaan AI saingannya, Anthropic mengumumkan rencana
mereka untuk menyisihkan 5 persen sahamnya bagi embaga baru bernama Anthropic
Public Benefit Fund. Menurut pengumuman perusahaan, porsinya dapat bertambah
menjadi sekitar 20 persen seiring kenaikan nilai perusahaan.
Para pendiri
Anthropic juga berjanji menyumbangkan 80 persen kepemilikan saham mereka.
Gak mau kalah,
Musk pun menanggapi langsung pengumuman Anthropic di X dan menyampaikan bahwa
dirinya lebih memilih membagikan saham kepada masyarakat secara langsung.
“Saya menyarankan
agar saham diberikan langsung kepada publik. Itulah yang akan saya lakukan,”
tulis Musk.
FAQ Artikel
Kapan Elon Musk berencana membagikan saham SpaceX kepada anak-anak di AS?
Elon Musk mengumumkan akan membagikan satu saham SpaceX miliknya kepada setiap anak di Amerika Serikat pada tahun 2027 mendatang.
Siapa target penerima saham SpaceX ini?
Setiap anak di Amerika Serikat yang berusia di bawah 18 tahun, diperkirakan mencapai sekitar 72 juta orang.
Bagaimana mekanisme penyaluran saham SpaceX tersebut?
Penyaluran akan dilakukan melalui program Invest America, yang juga dikenal sebagai Trump Accounts, sebuah program pemerintah AS yang menyediakan rekening investasi bagi anak di bawah usia 18 tahun.
Berapa perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk memenuhi janji pembagian saham ini?
Dengan asumsi harga saham SpaceX sekitar USD150 per lembar, nilai saham yang dibutuhkan diperkirakan mencapai USD10,8 miliar.
Apa pemicu di balik rencana Elon Musk membagikan saham SpaceX secara langsung kepada publik?
Rencana ini muncul setelah perusahaan AI saingannya, Anthropic, mengumumkan akan menyisihkan saham bagi lembaga baru, yang ditanggapi Musk dengan preferensi pembagian langsung kepada masyarakat.