Gadget

Efek Perang AS vs Iran, Harga HP dan PC Bakal Makin Mahal?

Muhammad Faisal Hadi Putra
Efek Perang AS vs Iran, Harga HP dan PC Bakal Makin Mahal?

Uzone.id - Ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, rupanya bakal berdampak langsung ke harga jual perangkat elektronik, seperti smartphone maupun PC. Hal ini diungkap oleh CEO Samsung Display, Chung Yi, dalam wawancaranya bersama Reuters

Dikutip pada Jumat (13/3), Chung memperingatkan bahwa ketegangan geopilitik dan meroketnya harga minyak dunia menjadi ancaman yang serius. Kondisi ini berisiko dapat mengerek biaya untuk energi dan bahan baku secara signifikan. 

Hal ini, lanjut Chung, menambah beban masalah bagi para pelaku industri teknologi. Sekadar informasi, saat ini pabrikan teknologi masih harus menghadapi lonjakan harga chip memori yang meningkat tajam. Hal ini juga berdampak pada harga smartphone dan perangkat elektronik lain yang naik lumayan signifikan. 


"Ketika harga minyak naik, harga bahan baku ini juga akan ikut naik," ungkap Chung.

Ia juga menggarisbawahi bahwa banyak material utama pada komponen elektronik, seperti lapisan film pada layar misalnya, sebenarnya terbuat dari olahan minyak mentah.

"Bila ini benar-benar terjadi, saya perkirakan beban biaya produksi akan menjadi jauh lebih berat," tambah bos Samsung Display tersebut. 

Kekhawatiran Chung bukan tanpa alasan. Kondisi pasar minyak global saat ini memang tengah memanas. Bahkan, pihak Iran sudah melempar peringatan keras bahwa harga minyak mentah dunia bisa saja naik ke kisaran USD200 atau Rp3,3 jutaan per barelnya. 



"Bersiaplah untuk minyak di harga USD200 per barel, karena harga minyak sangat bergantung pada keamanan regional yang telah kalian ganggu stabilitasnya," tegas Juru bicara komando militer Iran, Ebrahim Zolfaqari, dalam pernyataannya yang ditujukan kepada AS.