Digilife

Doomscrolling: Kenapa Kita Susah Lepas dari HP dan Cara Mengatasinya

Aulia Azzahra
Doomscrolling: Kenapa Kita Susah Lepas dari HP dan Cara Mengatasinya

Pernahkah kalian berniat tidur jam 10 malam, lalu "hanya ingin mengecek Instagram sebentar", dan tiba-tiba sadar jarum jam sudah menunjukkan pukul 2 pagi? Mata kalian perih, badan lelah, tapi jempol seolah bergerak sendiri mengusap layar tanpa henti. Konten yang kalian lihat pun campur aduk, mulai dari berita bencana, drama politik, hingga debat netizen yang bikin emosi.

Jika kalian sering mengalami ini, selamat datang di klub. Kalian sedang terkena fenomena yang disebut doomscrolling.

Di era informasi yang meledak ini, dampak negatif media sosial tidak hanya soal cyberbullying atau penipuan, tapi juga soal bagaimana algoritma dirancang untuk memanipulasi otak kita agar terus "lapar" akan informasi, bahkan informasi yang buruk sekalipun.

Banyak orang mengira ini hanya kebiasaan buruk biasa. Padahal, jika dibiarkan, dampaknya bisa merusak kualitas tidur hingga kesehatan mental jangka panjang. Artikel ini akan membedah secara ilmiah dan praktis tentang apa itu doomscrolling, kenapa layar HP bisa merusak jam biologis kalian, dan panduan teknis cara mengatasi kecanduan hp menggunakan fitur yang sebenarnya sudah ada di genggaman kalian.

Apa Itu Doomscrolling?

Secara sederhana, doomscrolling adalah aktivitas menggulir (scrolling) layar ponsel secara berlebihan untuk mengonsumsi berita atau konten negatif secara terus-menerus, meskipun kalian sadar hal itu membuat perasaan kalian cemas atau sedih.

Istilah ini meledak saat pandemi global, di mana orang-orang terpaku pada layar untuk mencari berita buruk demi rasa waspada. Namun, kebiasaan ini terbawa hingga sekarang. Otak manusia secara evolusi memang dirancang untuk lebih memperhatikan bahaya (berita negatif) demi bertahan hidup. Media sosial memanfaatkan celah evolusi ini untuk menahan atensi kalian selama mungkin.

Menurut para ahli psikologi di Cleveland Clinic, perilaku ini menciptakan lingkaran setan kecemasan. Semakin kalian cemas, semakin kalian mencari informasi. Semakin banyak informasi (buruk) yang didapat, semakin kalian cemas. Akibatnya, kalian terjebak dalam kelumpuhan analisis dan susah lepas dari HP.

Musuh Tidur Nyenyak: Blue Light dan Melatonin

Kenapa doomscrolling paling sering terjadi di malam hari dan membuat kita susah tidur? Jawabannya ada pada cahaya. Layar smartphone memancarkan spektrum cahaya biru (blue light) yang sangat kuat.

Bagi otak kita, cahaya biru adalah sinyal bahwa "ini masih siang hari". Paparan cahaya ini menekan produksi hormon melatonin, yaitu hormon alami yang bertugas membuat kita mengantuk. Akibatnya, ritme sirkadian (jam biologis) tubuh menjadi kacau.

Kalian mungkin merasa lelah secara fisik, tapi otak kalian tetap "terjaga" karena terus distimulasi oleh cahaya dan konten. Inilah yang membuat kualitas tidur menurun drastis, menyebabkan kelelahan kronis di pagi hari.

Fitur Tersembunyi: Digital Wellbeing yang Jarang Disentuh

Sebenarnya, perusahaan teknologi seperti Google (Android) dan Apple (iOS) sadar akan masalah ini. Mereka menyematkan fitur pengontrol waktu layar, namun sayangnya jarang dipakai orang.

Di Android, fitur ini bernama Digital Wellbeing. Di iOS, namanya Screen Time.

Salah satu cara mengatasi kecanduan hp yang paling efektif adalah dengan memaksa sistem untuk menghentikan akses kalian.

  • App Timers: Kalian bisa membatasi penggunaan Instagram atau TikTok hanya 1 jam sehari. Jika waktu habis, ikon aplikasi akan berubah abu-abu dan tidak bisa dibuka sampai besok.
  • Focus Mode: Fitur ini akan mematikan notifikasi dari aplikasi pengganggu saat kalian sedang bekerja atau butuh istirahat.

Cobalah masuk ke menu Pengaturan di HP kalian sekarang, cari menu Digital Wellbeing, dan lihatlah data statistik penggunaan HP kalian. Angkanya mungkin akan mengejutkan kalian.

Trik Digital Detox Ringan: Ubah Layar Jadi Hitam Putih

Jika membatasi waktu aplikasi masih sering kalian langgar (dengan menekan tombol "ignore limit"), ada trik psikologi yang lebih ampuh: Grayscale.

Digital detox adalah upaya sadar untuk mengurangi interaksi dengan perangkat digital demi kesehatan mental. Salah satu teknik detox paling ekstrem namun efektif adalah mengubah tampilan layar HP menjadi hitam putih (Grayscale).

Otak kita menyukai warna. Notifikasi merah, logo aplikasi yang cerah, dan video warna-warni memicu pelepasan dopamin (hormon kesenangan). Dengan mengubah layar menjadi hitam putih, otak kalian akan menganggap HP sebagai benda yang membosankan.

Cara mengaktifkannya:

  • Android: Pengaturan > Digital Wellbeing > Bedtime Mode > Aktifkan Grayscale.
  • iOS: Settings > Accessibility > Display & Text Size > Color Filters > Pilih Grayscale.

Cobalah mode ini selama satu minggu. Kalian akan merasakan sensasi aneh di mana kalian menjadi malas membuka Instagram atau TikTok karena tampilannya tidak lagi menarik.

Aplikasi Pengingat Istirahat Mata

Selain fitur bawaan, kalian juga bisa menggunakan bantuan aplikasi pihak ketiga untuk menjaga kesehatan mata dari kelelahan akibat menatap layar (Computer Vision Syndrome).

Aplikasi seperti f.lux (untuk PC/Mac) atau fitur Night Light/Night Shift di HP sangat membantu mengurangi emisi cahaya biru secara otomatis saat matahari terbenam. Penjelasan medis mengenai pentingnya memfilter cahaya biru sebelum tidur juga sering dibahas oleh Sleep Foundation, yang menekankan bahwa spektrum warna hangat lebih ramah untuk mata di malam hari.

Kendalikan Alat Kalian

Teknologi diciptakan untuk menjadi alat yang membantu manusia, bukan tuan yang memperbudak waktunya. Fenomena doomscrolling adalah sinyal bahwa kita perlu mengevaluasi ulang hubungan kita dengan gawai.

Tidak perlu langsung membuang HP untuk melakukan detox. Mulailah dari langkah kecil: aktifkan mode hitam putih satu jam sebelum tidur, nyalakan fitur Do Not Disturb, dan letakkan HP jauh dari jangkauan tangan saat di tempat tidur.

Kesehatan mental dan kualitas tidur kalian jauh lebih berharga daripada update status orang lain yang mungkin tidak kalian kenal.

Bagi kalian yang ingin mendapatkan tips lebih banyak seputar gaya hidup digital yang sehat dan ulasan gadget terbaru yang mendukung produktivitas, kalian bisa mengunjungi kanal Digilife dan Gadget di Uzone.id. Yuk, mulai bijak berdigital hari ini!