Dominasi Apple dan Samsung, Kuasai 39 Persen Pasar Smartphone Dunia
Uzone.id - Apple dan Samsung tetap dominan di pasar smartphone global sepanjang tahun 2025, menurut laporan ‘Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker’ yang dirilis firma analis, IDC. Keduanya bahkan disebut menjadi pendorong pertumbuhan utama di tengah isu ekonomi makro dan kekacauan rantai pasokan yang belum sepenuhnya pulih.
Secara keseluruhan, dikutip Uzone.id pada Kamis (15/1), pasar smartphone dunia menunjukkan ketahanan yang mengejutkan. Sepanjang tahun 2025, total pengiriman ponsel mencapai 1,26 miliar unit, naik 1,9 persen dibanding tahun sebelumnya (year-on-year).
Momentum positifnya terasa di kuartal terakhir tahun 2025 (Q4-2025), yang mana pengiriman tumbuh 2,3 persen menjadi 336,3 juta unit. Pemicunya bukan saja larisnya smartphone flagship dan lipat, tapi banyak konsumen yang membeli ponsel baru di akhir tahun karena khawatir harga bakal naik di tahun 2026.
“Meskipun tahun ini penuh tantangan yang ditandai dengan volatilitas tarif, gangguan rantai pasokan, dan hambatan ekonomi makro yang terus-menerus di beberapa pasar, pasar smartphone global menunjukkan ketahanan yang luar biasa, menutup tahun 2025 dengan pertumbuhan tahunan yang solid sebesar 1,9 persen,” ucap Nabila Popal, Senior Research Director for Worldwide Client Devices IDC.
Pasar smartphone tahun ini didominasi Apple dan Samsung. Apple sukses mempertahankan takhtanya sebagai rajanya smartphone dunia selama tiga tahun berturut-turut.
iPhone 17 Series laris manis di pasaran, tak terkecuali di China, membuat Apple sukses mencatatkan rekor pengiriman tertinggi.
Di sisi lain, Samsung mencatatkan performa kuartal keempat terbaiknya sejak 2013. Francisco Jeronimo, Vice President IDC, menyebut kesuksesan Samsung ini didorong oleh penjualan Galaxy Z Fold7 yang solid serta lini Galaxy A Series yang kini sudah dibekali fitur AI dengan harga terjangkau.
“Secara keseluruhan, kuartal keempat 2025 merupakan kuartal yang luar biasa bagi Apple dan Samsung, karena mereka mengkonsolidasikan posisi mereka di pasar ponsel pintar dengan mendorong penjualan yang kuat di segmen premium dan mencapai harga jual rata-rata (ASP) tertinggi sepanjang masa,” jelas Jeronimo.
Dominasi Apple dan Samsung sulit dikejar para kompetitor yang kebanyakan berasal dari China. Gabungan pangsa pasar keduanya mencapai 39 persen secara global, naik dari 37 persen di tahun sebelumnya.
Berikut ini data lengkap pengiriman smartphone global sepanjang tahun 2025:
|
Perusahaan |
Pengiriman 2025 (juta unit) |
Market share |
Pertumbuhan (YoY) |
|
1. Apple |
247,8 |
19,7 persen |
6,3 persen |
|
2. Samsung |
241,2 |
19,1 persen |
7,9 persen |
|
3. Xiaomi |
165,3 |
13,1 persen |
-1,9 persen |
|
4. Vivo |
103,9 |
8,2 persen |
2,7 persen |
|
5. Oppo |
102 |
8,1 persen |
-2,7 persen |
Di bawah Apple dan Samsung, ada Xiaomi, Vivo, dan Oppo yang berurutan mengisi posisi 3 sampai 5 dunia.
Xiaomi masih mengamankan posisi ketiga, walau di Q4 sempat anjlok dua digit (-11,4 persen) karena sedang transisi portofolio produk ke segmen harga yang lebih tinggi.
Vivo juga masih sangat mengandalkan India sebagai market utamanya, sementara Oppo mulai bangkit di Q4 berkat produk baru yang diterima baik di pasar China.
Berikut detail performa vendor smartphone khusus sepanjang Q4-2025:
|
Perusahaan |
Pengiriman Q4 2025 (juta unit) |
Market share |
Pertumbuhan (YoY) |
|
1. Apple |
81,3 |
24,2 persen |
4,9 persen |
|
2. Samsung |
61,2 |
18,2 persen |
18,3 persen |
|
3. Xiaomi |
37,8 |
11,2 persen |
-11,4 persen |
|
4. Vivo |
27 |
8,0 persen |
-0,4 persen |
|
5. Oppo |
26,9 |
8,0 persen |
7,6 persen |