Digilife

Dibayar Tunai! Netflix Siap Meminang Warner Bros Pakai Cash

Vina Insyani
Dibayar Tunai! Netflix Siap  Meminang Warner Bros Pakai Cash

Uzone.id — Persaingan antara Netflix dan Paramount untuk mendapatkan hati Warner Bros terus terjadi. Masing-masing dari mereka menawarkan hal yang menggiurkan demi meminang studio film legendaris tersebut.

Netflix baru-baru ini memperbarui tawarannya untuk mendapatkan Warner Bros Discovery. Gak tanggung-tanggung, Netflix siap membayar merger ini sepenuhnya dengan uang tunai alias cash.

Cara ini dilakukan sebagai upaya mereka untuk mengalahkan pesaingnya Paramount Skydance dalam perburuan studio Hollywood tersebut. FYI, Paramount saat ini menyiapkan mahar yang lebih tinggi dibandingkan Netflix sehingga platform plat merah tersebut ketar

Langkah ini mengubah tawaran awal Netflix dari yang semula akan membiayai transaksi menggunakan campuran uang tunai dan saham menjadi full cash.




Dalam pengumuman bersama, Netflix dan Warner Bros menyatakan bahwa perubahan ke cash ini akan memberikan lebih banyak "kejelasan" bagi para pemegang saham dan memungkinkan mereka untuk menyetujui kesepakatan lebih cepat.

Pembaruan ini juga menjadi penguat agar Netflix bisa mendapatkan Warner Bros karena diumumkan saat Paramount Skydance terus melanjutkan tawaran kompetitifnya untuk membeli Warner Bros, meskipun telah berulang kali ditolak.

Sebelumnya, Netflix menawarkan USD27,75 per saham untuk mendapatkan Warner Bros atau sekitar USD72 miliar, dengan harga yang tetap tidak berubah. Transaksi ini, termasuk utang, dengan harga akhir mencapai USD82 miliar. Jika dirupiahkan, nilai akusisi tersebut sangat fantastis, yakni Rp1.379 triliun.

Nantinya, pemegang saham Warner Bros juga akan menerima saham di bagian lain Warner Bros, termasuk saluran berita CNN, yang nantinya akan terpisah dan menjadi perusahaan yang diperdagangkan secara publik.




Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, menyebut langkah ini sebagai langkah besar dalam misi global perusahaan.

“Misi kami selalu untuk menghibur dunia. Dengan menggabungkan perpustakaan Warner Bros., dari kisah klasik seperti ‘Casablanca’ hingga judul modern seperti ‘Harry Potter’ dan ‘Friends’, dengan kreasi orisinal Netflix seperti ‘Stranger Things’ dan ‘Squid Game’, kami bisa melakukan itu lebih baik lagi,” tutur Sarandos.

Meski tawaran Paramount lebih menggiurkan, namun, jajaran pimpinan Warner Bros tetap mendukung Netflix sebagai pembeli hingga saat ini.

"Perjanjian yang telah direvisi dengan Netflix merupakan bukti komitmen dewan direksi dalam mewakili dan memperjuangkan kepentingan pemegang saham kami," kata Samuel Di Piazza, Jr, ketua dewan direksi Warner Bros Discovery.