Govtech

Deretan Inovasi Menarik di Innovation Festival GoZero% Makassar

Brian Priambudi
Deretan Inovasi Menarik di Innovation Festival GoZero%  Makassar

Uzone.id - GoZero% Goes to Makassar yang digelar 17-18 Oktober 2025 melahirkan beragam inovasi dalam tajuk program Innovation Festival.

GoZero% Innovational Festival merupakan kompetisi internal di karyawan Telkom Regional untuk mempresentasikan gagasan menarik mereka yang memiliki nilai ESG sesuai dengan konsep GoZero%.

Menariknya banyak ide yang lahir yang kemudian dikurasi menjadi lima peserta untuk tahap akhir, apa saja idenya?

1. ECOHERO

Tim ECOHERO hadir dari Papua yang menjadi salah satu wilayah dari Telkom Regional 5. Tim yang memiliki jargon "Small Things Big Impact" ini menggagas ide soal motivasi membuang sampah pada tempatnya.

Menariknya, ECOHERO menawarkan aplikasi yang dapat melacak aktivitas pembuangan sampah setiap individu. Bukan cuma jumlah sampahnya saja, tetapi juga efek keberlanjutan dari aksi kecil yang dilakukan, baik itu perhitungan emisi hingga seberapa besar berdampak ke lingkungan.



Pengguna aplikasi juga bisa melakukan QRScan untuk mendapatkan poin reward yang bisa ditukarkan dalam berbagai manfaat lainnya.

2. OCEANCARE

Tim OCEANCARE juga memiliki ide yang lebih kurangnya mirip dengan ECOHERO, di mana target utamanya adalah meningkatkan kesadaran karyawan Telkom. Tetapi bukan hanya soal pemilahan sampah saja, OCEANCARE juga mengincar pengurangan penggunaan plastik.

Dari meningkatkan kesadaran itu, OCEANCARE juga menghadirkan tempat sampah yang terpilah antara plastik dan kertas. Tempat sampah ini memiliki QR yang bisa discan untuk mendapatkan poin.

Pada akhirnya aplikasi dikembangkan sebagai tempat pengumpulan poin yang bisa ditukarkan dengan beragam keuntungan.



3. CLEOO

Tim CLEOO yang memiliki kepanjangan Cleaning Ocean of IoT, memiliki ide yang menarik soal kebersihan di Pantai Losari, Makassar yang memiliki banyak sampah.

Untuk mengatasi sampah dari daratan tidak sampai ke laut, CLEOO mengusulkan sebuah alat jaring sampah yang dilengkapi sensor berat. Sehingga ketika alat sudah penuh dengan sampah akan terdapat SMS notifikasi ke Dinas Lingkungan Hidup untuk pengangkutan.

Alat ini juga dilengkapi dengan penangkap sinyal wifi untuk bisa beroperasi secara IoT, sehingga tidak butuh kabel yang berisiko menambah sampah.





4. Refi Sea

Refi Sea memiliki gagasan inovasi yang berbeda dari kandidat lainnya, di mana mereka ingin menghadirkan Smart Dispenser berbasis IoT dengan sistem Eco-Point.

Dengan smart dispenser dari Refi Sea yang bisa mengisi ulang air mineral, memungkinkan karyawan Telkom untuk tidak membeli botol minum kemasan sekali pakai yang bisa menjadi sampah plastik.

Karyawan akan lebih memilih membawa botol minum pribadi untuk mengisi air menggunakan produk Refi Sea.



Menariknya setiap mengisi ulang air di Refi Sea, akan mendapatkan poin yang bisa ditukarkan dengan baragam manfaat lainnya, baik itu donasi, eco voucher, hingga award.

5. Sampah Sikat (SASI)

Tim Sasi memiliki inisiatif untuk menciptakan sistem mitigasi cerdas untuk pencemaran sampah dan sedimen sungai menggunakan IoT yang berujung pada pencegahan pencemaran laut.

Menurut Sasi, selama ini mitigasi banjir dan pembersihan sampah di sungai Sorong, Papua, dinilai lambat dan tidak bisa mencegah terjadinya banjir.

Oleh karenanya tim SASI membuat sebuah alat yang mampu mendeteksi jumlah sampah yang ada di sungai, sehingga jika volumenya terlalu berlebihan akan mengirimkan notifikasi ke Dinas Lingkungan Hidup.



Selain sampah, alat yang digagas SASI juga bisa membaca kedalaman endapan sungai, sehingga jika sedimentasinya terlalu tebal akan mengirimkan notifikasi serupa ke Dinas Lingkungan Hidup.

Menurut SASI dengan dua fungsi tadi, dapat mengurangi jumlah sampah di sungai dan mengangkut sedimen sungai sebelum air meluap dan membanjiri pemukiman.