Demo Ojol Hari Ini, Simak Cara Pantau Kemacetan di Jakarta
Uzone.id — Ribuan driver ojek
online yang tergabung ke dalam ‘Garda Indonesia’ akan berunjuk rasa pada hari
ini, Rabu, (17/09). Aksi unjuk rasa ini akan diikuti kurang lebih 5 ribu orang
dan digelar di depan gedung DPR RI, Kementerian Perhubungan, dan Istana Negara.
Rangkaian aksi ini akan dimulai dari markas Garda di Cempaka
Mas pukul 09.30 WIB, dilanjutkan konvoi menuju Istana Presiden sebagai titik
orasi pertama lalu bergerak ke Kementerian Perhubungan, dan berakhir di depan
DPR RI.
Aksi digelar untuk menyuarakan tujuh tuntutan, salah satunya meminta kepolisian untuk mengusut tuntas insiden yang terjadi pada 28 Agustus 2025.
Para driver ini menuntut RUU Transportasi Online agar masuk
Prolegnas 2025–2026, potongan aplikator 10 persen harga mati, regulasi tarif
antar barang dan makanan, audit investigatif potongan 5 persen yang selama ini
diambil aplikator.
Mereka juga meminta penghapusan sistem Aceng, slot, multi order, member berbayar, dan sejenisnya, mencopot Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi dan mengusut tuntas tragedi 28 Agustus 2025 yang menyebabkan rekan driver mereka, Affan Kurniawan meninggal dunia.
Terkait adanya demo ini, masyarakat yang ingin memantau
situasi terkini di sekitar rute demo dapat mengakses CCTV secara online.
Berikut cara-cara untuk memantau CCTV di sekitaran lokasi demo:
Jalan Bendungan Hilir:
Gelora Bung Karno, Jalan Asia Afrika:
Gelora Bung Karno, Jalan Gerbang Pemuda:
Selain itu, kalian juga bisa menggunakan aplikasi Travoy
untuk memantau lokasi dengan menginstalnya di App Store maupun Play Store.
Kalian bisa memilih ikon CCTV lalu masuk ke menu Tol Dalam Kota > Tol
Senayan - Pejompongan > JTC KM 09+800 atau sekitaran Gedung DPR RI.
Dengan fitur ini, kalian bisa melihat kondisi lalu lintas di daerah tersebut secara real time untuk memantau dampak dari demo, termasuk pengalihan rute atau penutupan arah.
Jalur rawan macet dan off bid massal
Sementara itu Grab dan Gojek sama-sama menghormati hak setiap individu dalam menyampaikan
pendapat, termasuk Mitra Driver yang memilih untuk menyuarakan aspirasinya.
Untuk menghindari macet bagi para mitranya, Grab memberikan informasi lokasi rawan via aplikasi dimana sistem in-app notification akan memperingatkan Mitra terkait titik rawan massa (jika terjadi aksi penyampaian sikap), sehingga Mitra dapat menghindari jalur berisiko.
Terkait adanya imbauan off bid massal, pihak GoTo mengatakan bahwa operasional tetap akan berjalan dengan normal dan pelanggan bisa menggunakan layanan seperti biasanya.