Digilife

Deal dengan OpenAI, AMD Ketiban 'Durian Runtuh'!

Muhammad Faisal Hadi Putra
Deal dengan OpenAI, AMD Ketiban 'Durian Runtuh'!

Uzone.id - AMD menjadi pemasok komputasi utama bagi OpenAI lewat sebuah kesepakatan masif. Dari kesepakatan ini, AMD akan memasok daya komputasi GPU sebesar 6 gigawatt untuk mendukung infrastruktur AI generasi mendatang dari perusahaan pembuat ChatGPT itu.

Tahap pertama dari kesepakatan ini akan dimulai pada paruh kedua tahun depan, dengan AMD akan memasok GPU Instinct MI450 Series dengan total daya 1 gigawatt. Kesepakatan ini akan berlanjut ke generasi-generasi GPU AMD berikutnya hingga mencapai target 6 gigawatt.

Langkah ini dipandang sebagai salah satu tantangan paling signifikan yang bakal 'menggoyang' dominasi Nvidia di pasar AI. Dengan menggandeng AMD sebagai mitra komputasi strategis, OpenAI tidak hanya mengamankan pasokan chip berkinerja tinggi dalam skala masif, tetapi juga mendorong ekosistem hardware yang lebih kompetitif.



Dilansir dari PhoneArena, reaksi pasar pun tak butuh waktu lama. Pada Senin pagi (6/10), sesaat setelah AMD dan OpenAI mengumumkan kolaborasinya, saham Nvidia langsung anjlok 2,3 persen ke level USD183,33.

Sebaliknya, saham AMD justru meroket tajam 27,6 persen ke angka USD210,12, menunjukkan respons positif investor. Ancaman bagi posisi Nvidia tidak hanya datang dari kesepakatan ini, raksasa teknologi lain seperti Google dan Amazon juga diketahui sedang merancang chip AI mereka sendiri.

"Kami sangat antusias bermitra dengan OpenAI untuk menghadirkan komputasi AI dalam skala besar," ujar Dr. Lisa Su, CEO AMD, dikutip dari situs resmi OpenAI.

"Kemitraan ini menyatukan yang terbaik dari AMD dan OpenAI untuk memungkinkan pembangunan AI paling ambisius di dunia dan memajukan seluruh ekosistem AI," katanya.

Sebagai bagian dari perjanjian, AMD memberikan opsi kepada OpenAI untuk membeli hingga 160 juta lembar saham biasa AMD, yang akan dicairkan ketika tonggak tertentu tercapai.

Bagi AMD, kesepakatan ini diperkirakan akan menghasilkan pendapatan puluhan miliar dolar. Jean Hu, CFO AMD, menyebut perjanjian ini sangat menguntungkan dan menciptakan nilai strategis yang signifikan bagi kedua belah pihak.

“Kemitraan kami dengan OpenAI diharapkan menghasilkan pendapatan puluhan miliar dolar bagi AMD sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur AI OpenAI,” ujarnya.

“Perjanjian ini menciptakan keselarasan strategis dan nilai pemegang saham yang signifikan bagi AMD dan OpenAI, serta diharapkan akan sangat meningkatkan laba per saham non-GAAP AMD," lanjut Jean.



CEO OpenAI, Sam Altman, juga menyambut baik kerja sama ini. "Kemitraan ini adalah langkah besar dalam membangun kapasitas komputasi yang dibutuhkan untuk mewujudkan potensi penuh AI," kata Altman.

Menurutnya, kelihaian AMD di bidang chip berkinerja tinggi akan memungkinkan perusahaan untuk mengakselerasi kemajuan dan membawa manfaat AI canggih kepada semua orang lebih cepat.

Singkatnya, kerja sama ini bukan hanya tentang jual-beli chip, melainkan kolaborasi mendalam untuk merancang dan memenuhi permintaan AI dunia yang terus berkembang.