Dari Game ke Moto3, Cara Unik Veda Ega Pelajari Sirkuit
Uzone.id - Sebagai pembalap muda di kelas grand prix seperti Moto3, Veda tentu belum punya pengalaman untuk membalap di beberapa sirkuit internasional. Menariknya, pembalap asal Gunungkidul ini justru banyak belajar dari main game.
Veda yang menjadi rookie di kelas Moto3, akan menghadapi seri ketiganya di Amerika Serikat, tepatnya Circuit of The Americas (CoTA) yang belum pernah dihadapinya.
Dengan jeda antara MotoGP Brasil dan MotoGP Amerika Serikat yang hanya berjarak satu minggu, Veda pun harus mempelajari lintasannya dalam waktu singkat.
Berkat hasil di seri sebelumnya yakni podium ketiga di Sirkuit Goiania, Brasil, membuat kepercayaan diri Veda meningkat untuk menghadapi CoTA.
Salah satu cara Veda menghadapi tantangan yang besar ini adalah dengan cara mempelajari lintasan lewat bermain game atau menonton video balapan di sirkuit tersebut.
"Kalau saya, kebanyakan belajarnya dari game dan nonton video. Kan ada biasanya di YouTube atau di mana ada video race-nya," ujar Veda saat konferensi pers daring , Kamis (26/3).
"Kalau kemarin (di Brasil), mungkin kita dapat kayak on board (video) dari pembalap lokal. lalu, saya maksimalkan untuk mempelajari sirkuitnya," sebut Veda.
Menurutnya, hasil podium di BRasil menjadi bekal penting untuk menghadapi seri di Amerika. Dengan modal tersebut, Veda berharap bisa kembali tampil kompetitif dan melanjutkan tren positif di CoTA.
Perlu diketahui, Veda sudah memiliki pengalaman tampil di berbagai ajang internasional, termasuk menjajal sejumlah sirkuit yang ada di Eropa.
Namun karena kelas Moto3 memiliki kalender balap yang sama dengan MotoGP, membuat kompetisi lebih menantang dengan total 22 seri yang diselenggarakan.
Dari 22 seri yang diselenggarakan, enam di antaranya merupakan sirkuit yang benar-benar baru baginya, karena digelar di benua lain seperti Amerika Serikat.