Dampak Cuitan Elon Musk, Saham Netflix Boncos Rp400 Triliun
Uzone.id — Nilai pasar
Netflix anjlok tajam setelah Elon Musk menyerukan boikot pada layanan streaming
tersebut dalam cuitan X-nya.
Dalam sepekan terakhir, kapitalisasi pasar Netflix
dilaporkan turun hampir USD25 miliar atau sekitar Rp400 triliun sejak miliarder
Tesla itu mengajak para pengikutnya untuk membatalkan langganan Netflix karena
dianggap “terlalu woke”.
Menurut laporan Yahoo Finance, nilai pasar Netflix merosot dari sekitar USD514 miliar pada 27 September 2025 lalu menjadi USD489 miliar per 3 Oktober 2025 kemarin. Ini terjadi sekitar 2 hari pasca Elon Musk mengajak 227 juta followers-nya untuk cancel langganan Netflix.
Melansir dari Financial Express, penurunan nilai pasar
paling signifikan terjadi di 1 Oktober, tepat setelah Musk menulis di X
(Twitter) agar para pengguna “cancel Netflix demi kesehatan anak-anakmu”.
Selama lima hari perdagangan, saham Netflix jatuh sekitar
4,4 persen di tengah kenaikan saham-saham raksasa lain seperti Amazon dan Meta
yang mencapai sekitar 2 persen ke level tertinggi tahun ini.
Penurunan nilai pasar ini menjadi yang terburuk bagi Netflix
sejak awal April 2025 lalu.
Netflix sendiri dijadwalkan akan mengumumkan hasil
keuangannya pada 21 Oktober 2025 mendatang dan ini kemungkinan akan menjadi
momen penting untuk melihat apakah dampak “boikot Elon Musk” benar-benar
berpengaruh pada kinerja finansial perusahaan atau tidak.
Episode ‘boikot’ Netflix ini bermula dari cuitan Musk di platform X, ia menuduh Netflix mendorong “agenda transgender” dalam tayangan anak-anak, terutama di serial animasi Dead End: Paranormal Park yang disutradarai Hamish Steele.
“Cancel Netflix for the health of your kids,” tulis
Musk di akun X miliknya.
Tak hanya serial ini, animasi lain seperti Cocomelon Lane
juga jadi sorotan dalam aksi ini. Animasi ini disebut menampilkan anak
laki-laki menggunakan dress wanita dan menari bersama orang tuanya yang
merupakan gay.
Tak hanya itu, boikot ini juga ada kaitannya dengan kritik
Charlie Kirk yang dilayangkan oleh Hamish Steele setelah kematiannya. Steele
sendiri belum memberikan respon apapun soal tuduhan ini, tapi ia sempat
memberikan respon di akun Threads miliknya.
“Kayaknya hari ini akan jadi hari yang aneh,” kata Steele.
Saat ini, Netflix sendiri belum memberikan komentar apapun
soal boikot ini. Sementara itu, akibat gerakan boikot ini, saham Netflix sempat
turun hingga 2 persen pada Rabu, (01/10).
Serial animasi fantasi horor ‘Dead End: Paranormal Park’ pertama
kali tayang perdana di Netflix pada tahun 2022 dan tayang selama dua musim
sebelum dibatalkan pada 2023 lalu.