Cuma di China Batu Bisa Ngecas HP, Begini Kecanggihannya
Shenzhen, Uzone.id — Selalu
ada yang menarik ketika mengunjungi China, khususnya di kota ‘Silicon Valley’
mereka, yaitu Shenzhen. Karena jadi rumah untuk raksasa teknologi China, gak
heran kalau banyak hal menarik yang bisa di-explore di kota ini.
Salah satunya di Dongmen Pedestrian Street, pusat
perbelanjaan yang satu ini menjadi magnet pariwisata karena menggabungkan
jajanan tradisional dan modern. Semua kalangan datang ke tempat ini, dari
anak-anak, muda-mudi hingga orang tua.
Tapi, bukan soal jajanannya yang jadi fokus saya. Adalah jajaran batu-batu bulat yang berjejer di tengah pusat perbelanjaan tersebut seperti yang sering kita temukan di daerah Braga atau Kota Tua.
Bedanya….. batu bulat atau batu bollard di Shenzhen ini
dirancang tidak hanya untuk hiasan semata tapi juga berguna untuk mengisi daya
smartphone. Canggih, kan?
Setidaknya ada 15 batu bollard multifungsi yang kami lihat
di pusat perbelanjaan tersebut dan semuanya bisa digunakan untuk jadi tempat
duduk dan wireless charging.
Sebagai informasi saja, batu yang bisa nge-charge ini adalah teknologi baru yang baru di uji coba di China semenjak Mei 2025 lalu.
Setiap batunya memiliki layar tampilan sepanjang 30
sentimeter yang tertanam di bagian atas dan ada zona pengisian daya nirkabel di
sebelah layar tersebut.
Para pengunjung tinggal meletakkan ponsel mereka di zona tersebut, lalu batu ajaib ini akan langsung mengisi daya secara wireless. Sebagai catatan, pengisian daya hanya bisa digunakan untuk smartphone yang mendukung wireless charging ya.
Batu pintar multifungsi ini telah menarik kerumunan anak
muda yang ingin mencoba pengalaman pengisian daya yang unik. Tak heran kalau
spot ini banyak digandrungi oleh semua kalangan.
Selain untuk mengisi daya, pada malam hari batu bollard ini
juga digunakan untuk pencahayaan sekitar karena lampu-lampu yang muncul di
permukaan samping batu.
Huang Fei, manajer umum perusahaan yang mengembangkan batu tersebut mengatakan bahwa lampu warna-warni yang tertanam di tonggak batu telah mengubah area tersebut menjadi pusat keramaian di malam hari, khususnya untuk pejalan kaki.
Tak hanya fungsional, batu tersebut juga diklaim telah lulus
uji dalam kondisi lingkungan yang ekstrem, termasuk bisa menangani suplai daya
bertegangan rendah, desain yang tahan air serta anti-vandalisme.
Tidak puas sampai di situ, China saat ini tengah melakukan
peningkatan pada kinerja dari generasi batu pintar selanjutnya yang katanya
bisa memangkas konsumsi energi 30 persen lebih rendah dari yang saat ini
digunakan, punya fitur pemantauan lingkungan hingga panggilan darurat bagi
masyarakat.
Wahh, teknologi yang menarik ya. Andai batu canggih ini ada
di Indonesia. Pasti bakal jadi sorotan dan jadi rebutan warga.