Comet AI Dirilis Gratis, Browser Canggih Saingan Google
Uzone.id — Startup AI
Perplexity merilis browser terbaru mereka, Comet, pada Kamis, (03/10) secara
gratis untuk semua pengguna di seluruh dunia setelah 3 bulan dirilis khusus
untuk pelanggan premium mereka.
Langkah ini diambil Perplexity untuk bersaing dengan browser
besar seperti Google Chrome serta menghadapi rencana peluncuran browser AI
milik OpenAI yang sudah dinantikan banyak orang.
Pertama kali diluncurkan tiga bulan lalu, mesin pencarian berbasis AI ini dibanderol dengan harga sekitar USD200 per bulannya, tapi kini Perplexity menyebut kalau akses gratis ini bukan promosi terbatas alias "akan selalu gratis selamanya."
Bukan sembarang browser, Perplexity mengklaim kalau Comet AI
ini menjadi “browser paling diminati di internet dengan jutaan orang yang
mendaftar dalam daftar tunggu."
Fitur utama dari browser ini adalah sidecar assistant,
asisten yang menemani pengguna saat berselancar di internet. Nah, pengguna
gratis akan mendapatkan fitur sidecar assistant ini secara cuma-cuma.
Asisten ini bisa menjawab pertanyaan soal halaman web yang sedang dibuka, merangkum konten, mengelola informasi, hingga membantu navigasi.
Selain itu ada juga akses ke berbagai fitur tambahan seperti
Discover (rekomendasi konten dan berita personal), Spaces (untuk mengatur
proyek), Shopping (membantu membandingkan harga dan mencari promo), Travel
(informasi destinasi, tiket, hingga akomodasi), Finance (alat untuk budgeting
dan memantau investasi), serta Sports (update skor, jadwal, dan berita
olahraga).
Perplexity masih mempertahankan paket berbayarnya yaitu
paket Max. Di paket ini, selain mendapat akses ke model AI performa tinggi, ada
juga email assistant yang bisa menyusun balasan sesuai gaya pengguna, mengatur
prioritas inbox, menjadwalkan pertemuan, dan menjawab pertanyaan soal
email.
Pengguna juga memperoleh akses lebih awal ke fitur-fitur baru Perplexity, termasuk background assistant yang diumumkan CEO Aravind Srinivas pada Rabu malam.
Background assistant sendiri digambarkan sebagai “a team
of assistants working for you” yang bisa dikelola melalui sebuah dashboard
seperti “mission control.” Ia juga mengatakan fitur ini akan membantu pengguna
menyelesaikan banyak hal tanpa perlu terus-menerus memantau layar.
“ Fitur ini memungkinkan pengguna menjalankan banyak tugas
sekaligus di komputer, bahkan ketika sedang melakukan hal lain,” kata sang CEO,
dikutip dari TechCrunch.
Contohnya, pengguna bisa meminta background assistant untuk
mengirim email, menambahkan tiket konser termurah ke keranjang belanja,
sekaligus mencari penerbangan langsung di tanggal tertentu.
Progres setiap tugas bisa dipantau lewat dashboard, selain
itu, background assistant punya koneksi yang lebih baik ke berbagai aplikasi di
komputer.
Tidak hanya itu, Perplexity juga menyiapkan paket Comet
Plus, layanan langganan seharga USD5 per bulan sebagai alternatif AI untuk
berita-berita premium. Pelanggan Pro (20 dolar per bulan) dan Max akan otomatis
mendapat akses ke Comet Plus, sementara pengguna gratis bisa membelinya secara
terpisah.
Dengan langkah ini, Perplexity berharap Comet mampu bersaing
di pasar browser yang semakin ramai, sekaligus membuktikan bahwa fitur asisten
AI mereka benar-benar bisa meningkatkan produktivitas pengguna.