Co-Founder xAI Resign Saat Grok Diamuk Global, Ini Alasannya
Uzone.id — Kabar mengejutkan
kembali muncul dari perusahaan AI milik Elon Musk, xAI. Di tengah kritik pedas
yang dilayangkan ke Grok AI, co-founder xAI malah memutuskan untuk resign dari
perusahaan.
Co-founder xAI, Greg Yang yang juga mantan karyawan Microsoft memutuskan untuk mundur dari jabatannya pada Selasa, (20/01) waktu setempat akibat penyakit Lyme yang dideritanya.
Yang mengungkapkan bahwa dirinya telah terinfeksi penyakit Lyme di awal tahun 2025 lalu, dimana gejala-gejala yang ia rasakan mulai terasa saat bekerja dengan intensitas tinggi di xAI.
“Gejala-gejala tersebut mulai muncul ketika saya sakit
(pilek, flu, atau COVID, saya tidak yakin mana yang tepat) pada awal tahun
2025 lalu. Saya merasa kurang bertenaga, kurang kreatif, dan kurang
berinisiatif bahkan berminggu-minggu setelah "pulih." Setelah itu,
kondisi saya naik turun, dan terus menurun,” jelasnya.
Meski memutuskan undur diri dari xAI, namun dirinya masih akan terikat dengan perusahaan tersebut. Pasalnya, ia kini akan beralih sebagai penasihat informal di startup Elon Musk tersebut agar ia dapat fokus sepenuhnya pada kesehatannya.
“Saya didiagnosa penyakit Lyme. Saya akan mundur dari xAI dan beralih ke peran penasihat informal agar dapat fokus sepenuhnya pada kesehatan saya, mulai hari ini,” katanya dalam postingannya.
Yang pun menjelaskan bahwa dirinya bersyukur bisa mendiagnosa penyakit ini lebih cepat di saat penyakit ini sulit untuk dideteksi.
“Saya sangat terkejut karena Lyme berasal dari gigitan kutu, tetapi saya tidak pernah ingat pernah mengalami hal itu. Kemungkinan besar saya terinfeksi Lyme sudah lama, saat saya memaksakan diri untuk bekerja keras membangun xAI yang juga melemahkan sistem kekebalan tubuh saya, gejalanya sama sekali tidak terasa,” jelasnya.
Yang sendiri pernah bekerja di Microsoft, ia merupakan salah
satu anggota tim pendiri perusahaan pada tahun 2023 bersama dengan Elon Musk.
belum ada informasi yang jelas siapa yang akan menggantikan posisinya saat ini.
Elon Musk sendiri mengetahui hal tersebut dan mendoakan
kesembuhan rekannya tersebut.
“Semoga kamu segera sembuh. Mungkin Grok akan menemukan
obatnya!,” kata Musk.