Celah Kritis di HP Android dengan Snapdragon, Segera Update OS!
Uzone.id - Ditemukan celah keamanan pada smartphone Android yang ‘diotaki’ prosesor Snapdragon dari Qualcomm. Celah ini ditemukan oleh Google Threat Analysis Group yang melaporkan ada enam celah keamanan, dimana dua di antaranya sudah dieksploitasi secara aktif dalam serangan yang ditargetkan.
Mengutip Tom’s Guide, dua celah ini berasal dari komponen buatan Qualcomm yang sudah dilaporkan oleh tim keamanan Android sejak Januari 2025.
Celah pertama adalah CVE-2025-2179 yang ditemukan pada framework grafis. Celah ini bisa menyebabkan kerusakan memori karena adanya eksekusi perintah yang tidak sah pada microcode GPU. Bug ini diberi skor 8,6 dari 10, yang berarti menunjukkan tingkat keparahan yang tinggi.
Kemudian CVE-2025-27038 yang membuat masalah pada driver GPU Adreno di Chrome. Kerentanan ini juga menyebabkan isu pada memori saat ponsel sedang merender grafis yang tampil di browser seperti Google Chrome.
Saking parahnya kedua celah keamanan ini, badan keamanan siber Amerika Serikat (CISA) bahkan menambahkannya ke dalam katalog kerentanan yang dieksploitasi secara aktif pada 3 Juni, dan memerintahkan lembaga federal untuk segera mengamankan perangkat mereka.
Qualcomm sendiri sudah mengonfirmasi laporan dari tim analisis ancaman Google. Mereka juga telah memberikan patch keamanan untuk menambal celah ini sejak Mei 2025, dan mendesak para pembuat ponsel yang menggunakan chip Snapdragon untuk segera menerapkannya.
“Patch (tambalan) untuk masalah pada driver GPU Adreno telah tersedia untuk OEM sejak Mei, dan OEM sangat direkomendasikan untuk segera menerapkan pembaruan di perangkat yang terdampak,” tulis Qualcomm dalam pernyataannya.
Google pun telah mengintegrasikan patch tersebut ke dalam update keamanan Android pada Agustus 2025. Ada dua update yang diberikan, yakni tanggal 1 dan 5 Agustus 2025, dimana Google Pixel jadi yang pertama mendapatkannya secara langsung.
Untuk smartphone merek lain seperti Samsung, Oppo, Xiaomi, dan lainnya, pembaruan akan dirilis secara bertahap. Para produsen ponsel tersebut perlu waktu untuk menguji dan memastikan patch keamanan ini berjalan lancar di perangkat keras mereka masing-masing.
Saran kami, jangan lupa untuk rutin memeriksa menu update software di pengaturan ponsel kalian dalam beberapa hari atau minggu ke depan.