BYD PHEV M6 DM Muncul di RI, Bisa Tembus 1.800 Km Sekali Jalan!
Uzone.id - BYD akhrinya punya mobil berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehcle (PHEV) pertamanya di Indonesia lewat model M6 DM (Dual Mode). Teknologi DM yang diperkenalkan BYD ini cukup menarik, karena dalam kondisi baterai dan bensin penuh, bisa menempuh jarak 1.800 kilometer.
Langkah ini cukup berbeda dengan gambaran BYD sebelumnya yang dipenuhi oleh produk elektrifikasi murni.
BYD M6 DM dibekali teknologi DM 5.0, generasi terbaru sistem hybrid BYD yang sudah meluncur secara global sejak tahun 2024.
Sistem ini dirancang menghadirkan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik, namun tetap memiliki fleksibilitas sebuah mesin bensin.
Liu Xueliang selaku Vice President of BYD Co., Ltd sekaligus General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division mengatakan teknologi tersebut jadi jawaban untuk mobilitas masyarakat yang semakin kompleks.
Ditambah lagi dengan adanya kenaikan biaya energi berupa bahan bakar minyak, PHEV dianggap BYD menjadi salah satu solusi.
"Masyarakat saat ini membutuhkan solusi mobilitas yang mudah, terjangkau, dan andal untuk perjalanan sehari-hari maupun jarak jauh. Karena itu, BYD menghadirkan teknologi yang tidak hanya efisien, tetapi juga praktis untuk digunakan," ujarnya dalam seremoni peluncuran, Senin (18/5) di Jakarta.
BYD pun memilih M6 sebagai produk mobil pertama yang mendapatkan teknologi Dual Mode tersebut.
"BYD M6 DM adalah MPV 7-seater yang dirancang untuk Indonesia dan menjadi model pertama BYD yang menggunakan teknologi DM di Indonesia," ujar Eagle Zhao selaku Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia.
Eagle menjelaskan, teknologi DM dirancang sebagai jembatan menuju elektrifikasi penuh. Menurutnya tidak semua konsumen dapat langsung beralih ke mobil listrik murni karena adanya kekhawatiran.
"Perjalan menuju mobilitas berkelanjutan membutuhkan lebih dari satu jalan. Tidak semua pasar dapat bertransisi dalam waktu yang sama. Karena itu, BYD DM hadir sebagai solusi mobilitas rendah emisi yang praktis dan dapat membantu mempercepat transisi menuju elektrifikasi," sebutnya.
Dengan teknologi DM ini, BYD M6 diklaim mampu memiliki konsumsi bahan bakar hingga 65 km/liter. Menariknya jika bensin dan baterai dalam keadaan penuh, maka jarak tempuhnya bisa mencapai 1.800 km.
Dengan kemampuan itu, BYD M6 DM diklaim menjadi salah satu mesin termal yang mampu mencapai efisiensi 46 persen.
DM sendiri dibekali tiga mode penggerak dari mulai EV yang menghadirkan pengalaman berkendara tanpa suara seperti mobil listrik.
Kemudian ada model HEV yang aktif ketika baterai berada di bawah batas SOC yang telah ditentukan. Saat mode ini menyala maka secara otomatis mesin akan bekerja sebagai generator yang mengisi daya baterai untuk memperpanjang jarak tempuh.
Terakhir mode HEV Parallel, roda digerakan secara kombinasi antara motor listrik dan mesin secara bersamaan, memberikan akselerasi yang responsif.
Sayangnya, BYD M6 DM baru dikenalkan saja baik secara teknologi ataupun secara modelnya di Indonesia. Peminatnya harus bersabar karena BYD masih merahasiakan harga banderolnya.
Namun bagi yang penasaran, BYD sudah membuka keran pemesanan dan juga menyediakan unit test drive M6 DM di jaringan dealer mereka.
"Bagi yang penasaran, sekarang BYD M6 DM sudah bisa dites di seluruh jaringan dealer," sebut Zhao.