BYD Gandeng Manchester City, Etihad Stadium Bakal Lebih Hijau
Uzone.id - Sebentar lagi kita bakal melihat kemegahan Etihad Stadium, markas Manchester City yang dipenuhi nuansa BYD. Tidak hanya tampilan, para pemain seperti Haaland, Foden, Khusanov sampai Donnarumma bakal seliweran pakai BYD dan Denza.
Manchester City menjalin kerjasama jangka panjang dengan raksasa otomotif energi terbarukan, BYD. Logo BYD akan ada di sejumlah spot, termasuk jersey, juga mobil-mobil BYD sebagai operasional club.
Bagaimana BYD bikin 'hijau' Etihad Stadium?
Nantinya, bakal hadir momen ikonik bus masuk stadion dan salah satu mobil listrik BYD akan bertugas memandu bus tim utama Manchester City tersebut saat memasuki Etihad Stadium dalam laga kandang Premier League maupun kompetisi domestik.
Logo BYD juga bakal nampang di bagian lengan training kit (jersey latihan) tim utama pria. Selain di jersey, identitas BYD juga akan menghiasi area kursi pemain cadangan di Etihad Stadium.
BYD mengatakan, kerjasama jangka panjang ini bukan sekedar pamer dan sebar logo BYD di parimeter Etihad Stadium saja. BYD mengklaim bakal membawa keahlian mereka di bidang energi baru ke City Football Academy.
Fasilitas latihan kelas dunia ini akan dipasangi infrastruktur pengisian daya (charging) dan baterai penyimpanan energi (energy-storage) dari BYD.
"Kemitraan ini lebih dari sekadar sepak bola atau mobilitas. Ini tentang menginspirasi orang-orang di seluruh dunia melalui teknologi yang menggairahkan, menghubungkan, dan mendorong masa depan yang lebih berkelanjutan," ujar Stella Li, Executive Vice President BYD, dikutip Uzone.id.
"Sebagai sebuah klub, kami didorong oleh komitmen terhadap keunggulan dan semangat untuk berinovasi. Kami bermitra dengan para pemimpin industri untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan secara lingkungan, dimulai dari fasilitas-fasilitas yang kami miliki," ujar Ferran Soriano, Chief Executive Officer at City Football Group.
"Inilah alasan mengapa kami sangat bangga menjadi mitra pilihan BYD dan berkomitmen untuk bekerja sama demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan selama kemitraan tahun jamak (multi-year) ini berlangsung," kata dia.
BYD memulai perjalanannya sebagai produsen baterai tepat tiga dekade lalu sebelum akhirnya meluncurkan kendaraan energi baru (NEV) pertamanya pada tahun 2008, yang sekaligus menjadi mobil plug-in hybrid produksi massal pertama di dunia.
Kini, BYD telah mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin global di sektor NEV dengan rekor penjualan kendaraan listrik dan Super Hybrid PHEV yang menjangkau lebih dari 110 negara.
BYD juga baru merayakan produksi kendaraan energi baru ke-15 juta pada Desember 2025.
Di tahun yang sama, perusahaan yang berpusat di Shenzhen ini berhasil menjual 4,6 juta unit kendaraan secara global, di mana satu juta unit di antaranya terserap oleh pasar internasional.