Automotive

BYD Dirumorkan Masuk F1, Akankah Pabrikan China Ini Siap Turun Balap?

Azmi Ardhana
BYD Dirumorkan Masuk F1, Akankah Pabrikan China Ini Siap Turun Balap?

Uzone.id - Pabrikan kendaraan listrik raksasa China, BYD dirumorkan akan mengambil langkah besar dengan menjajaki ke ajang balap paling prestisius di dunia, yaitu Formula 1 (F1).  Dilansir dari laman web Bloomberg Selasa, (10/3),  langkah tersebut menjadi strategi BYD untuk meningkatkan brand awareness secara global.

BYD dikenal sebagai salah satu produsen mobil listrik terbesar di dunia. Perusahaan yang berbasis di Shenzhen tersebut terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, bahkan menjadi salah satu pemain utama di pasar kendaraan listrik global.

Pada tahun 2025, BYD berhasil menjual unit EV, seperti Atto 3 dan Seal di Eropa mengalahkan Tesla di beberapa segmen. Lalu seberapa serius rencana BYD masuk ke F1 ini? Berikut penjelasan lengkap mengenai rumor tersebut.

Kenapa BYD Ingin Terjun ke F1?

BYD yang dikenal sebagai raja baterai dan mobil listrik saat ini sedang agresif ekspansi global dan terjun ke ajang motorsport, seperti F1 jadi senjata rahasia mereka untuk meningkatkan brand awareness di pasar global.

Di tahun 2026 ini, rumor BYD masuk ke F1 muncul di saat yang tepat karena FIA telah menerapkan regulasi baru pada unit tenaga yang meningkatkan penggunaan energi listrik sekitar 50% pada torsi mesin F1.

Rumor ini terasa masuk akal apabila BYD mulai masuk ke F1 dan regulasi terbaru tersebut bisa menjadi pintu masuk yang terbuka bagi pabrikan, seperti BYD.

Namun, apabila BYD tetap berambisi ingin masuk ke ajang Formula 1 menurut laporan dari The Sun Selasa, (10/3) untuk gabung F1, BYD harus menyiapkan dana sekitar £370 juta poundsterling atau setara dengan Rp 8,3 triliun yang dibuat untuk mengembangkan mobil dan negosiasi dengan FIA.

Apabila rumor tersebut benar terjadi, kemungkinan BYD akan memanfaatkan teknologi sub-brand premium mereka, yaitu Yangwang. Mobil tersebut memiliki model hypercar U9 dengan empat motor listrik yang menghasilkan 1.287 hp dan akselerasi 0-100 km/jam hanya 2,3 detik yang diklaim bisa tembus 3000 tenaga kuda.

Bahkan BYD juga dikabarkan lirik balap ketahanan seperti 24 Hours of Le Mans sebagai langkah awal.

Apakah BYD akan Membuat Tim Sendiri di Ajang F1?

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai bagaimana bentuk partisipasi BYD masuk ke F1 jika rencana tersebut benar-benar terjadi.

Ada beberapa kemungkinan yang sedang dibicarakan. Pertama, BYD bisa masuk sebagai pemasok teknologi atau powertrain bagi tim yang sudah ada. 

Kemungkinan kedua adalah BYD menjadi sponsor utama atau mitra teknologi bagi tim tertentu. Pendekatan ini juga cukup umum dalam dunia motorsport, terutama bagi perusahaan yang ingin memperluas eksposur global.

Skenario ketiga yang paling ambisius adalah BYD membentuk tim  F1 sendiri. Namun langkah ini membutuhkan investasi yang sangat besar serta komitmen jangka panjang.