Digilife

Bukan Sekadar Rudal: Terungkap Peran AI di Balik Serangan AS ke Iran

Vina Insyani
Bukan Sekadar Rudal: Terungkap Peran AI di Balik Serangan AS ke Iran

Uzone.id — Pihak militer Amerika Serikat ternyata menggunakan teknologi AI dalam serangan mereka ke wilayah Iran. Orang dalam Pentagon–Dewan Pertahanan AS–menyebut kalau AI yang digunakan merupakan model kecerdasan buatan milik Anthropic, Claude.

Cloude digunakan oleh pihak Amerika Serikat selama serangan udara besar-besaran AS-Israel ke Iran pada Sabtu, (28/02) lalu. Hal ini pun menjadi bukti bahwa AI–khususnya Claude telah terintegrasi secara mendalam di operasi militer AS.

Padahal beberapa jam sebelumnya, Donald Trump memerintahkan tentaranya untuk tidak menggunakan Cloude lagi karena keputusan Anthropic yang tidak memberikan restu model AI-nya digunakan untuk peperangan.






Mengutip dari Wall Street Journal, Senin, (02/03), militer AS menggunakan alat-alat tersebut untuk tujuan intelijen seperti melacak, memata-matai target bahkan membantu memilih sasaran hingga mengidentifikasi target dan melakukan simulasi pertempuran.

Ini bukan kali pertama bagi AS untuk menggunakan AI dalam serangan mereka, sebelumnya Cloude juga digunakan dalam melacak dan menangkap presiden Venezuela pada 3 Januari 2026 lalu.

Mengetahui model AI-nya digunakan dalam operasi militer, Anthropic pun sempat mengecam dan merujuk pada syarat dan ketentuan perusahaan yang melarang penggunaan Claude untuk tujuan kekerasan, pengembangan senjata, atau pengawasan.





Sejak saat itu, hubungan antara Trump, Pentagon, dan Anthropic semakin memburuk. Bahkan saat pihaknya masih menggunakan Claude, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth malah menuduh Anthropic melakukan "kesombongan dan pengkhianatan" pada negaranya.

Serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran sendiri pecah pada Sabtu, (28/02) dan menyebabkan masyarakat sipil meninggal dunia. Sebanyak 100 lebih siswa Sekolah Dasar khusus perempuan dilaporkan menjadi korban dalam serangan ini.

Di sisi lain, serangan bertubi-tubi tersebut memberikan hasil yang ‘memuaskan’ bagi pihak Amerika Serikat setelah pemimpin Iran, Ali Khamenei beserta keluarganya meninggal dunia akibat serangan di kediamannya. Tak hanya itu, mantan presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad juga dilaporkan meninggal dunia akibat serangan udara AS-Israel pada Minggu, (01/03).