Digilife

Bukan Netflix, YouTube Masih Jadi Favorit Streaming Warga RI

Vina Insyani
Bukan Netflix, YouTube Masih Jadi Favorit Streaming Warga RI

Uzone.id – Survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia) menemukan bahwa platform streaming saat ini semakin mendominasi dibandingkan TV konvensional. 

Dalam survei Profil Internet Indonesia 2025 yang dirilis Rabu, (06/08), sebanyak 49,89 persen dari warga Indonesia menggunakan layanan streaming untuk menikmati konten-konten hiburan dibandingkan dengan menonton TV.

Aplikasi-aplikasi yang sering mereka gunakan untuk menonton video panjang antara lain YouTube, Netflix, Vidio, Disney+ hingga Viu. 




Sementara itu, TV konvensional semakin ditinggalkan oleh masyarakat Indonesia saat ini, dimana hanya 22,25 persen orang yang menonton di TV. Sisanya, sebanyak 27,87 persen menggunakan keduanya untuk menonton konten hiburan.

Gen Z, Milenial dan Gen Z mulai meninggalkan TV konvensional, sementara Baby Boomer dan Pre Boomer masih banyak menonton di TV konvensional alih-alih platform digital.

Hal yang cukup mengejutkan adalah platform yang digunakan untuk menonton di platform digital. YouTube masih memegang platform video panjang yang paling banyak diakses warga Indonesia dengan persentase 65 persen. 

Alih-alih nonton di platform streaming digital milik luar, ternyata warga Indonesia lebih banyak memilih platform lokal untuk menikmati tayangan hiburan.

Netflix dan Disney+ yang memiliki popularitas tinggi, kalah dari Vidio yang merupakan platform streaming lokal.




Dalam laporan ini, sebanyak 14,44 persen warga Indonesia memiliki Vidio untuk menonton konten video panjang, sementara Netflix hanya dipilih oleh 5,56 persen warga Indonesia. Disney+ bahkan hanya dipilih sebanyak 0,64 persen warga Indonesia untuk menonton konten web series atau film.

Banyak konten yang ditonton oleh masyarakat lewat platform-platform ini, namun Film (29,99 persen) menjadi yang paling banyak dipilih ketika mengakses platform digital. Disusul oleh konten berita/program informasi (20,36 persen) dan film dokumenter/konten edukasi (12,77).

Dari laporan ini, terungkap pula bahwa kebiasaan warga Indonesia dalam menonton konten di platform digital terus mengalami perubahan. di Tahun 2025 ini menunjukkan bahwa orang Indonesia menghabiskan waktu cukup lama untuk menonton video dibanding tahun sebelumnya. 

Di tahun 2025 ini, orang-orang yang menonton selama 3-4 jam mengalami kenaikan menjadi 8,61 persen. Begitupun dengan orang-orang yang menonton platform digital selama 2-3 jam per hari, dimana kelompok ini mengalami kenaikan lebih dari 10 persen dibanding tahun sebelumnya, dari 20,11 persen menjadi 30,22 persen.