Bukan Cuma Mobil, Prabowo juga Janjikan Motor Nasional Indonesia
Uzone.id - Mimpi buat punya mobil nasional saja belum terwujud, tapi kini Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menjanjikan kalau Indonesia juga akan punya motor nasional.
Pernyataan Prabowo ini disampaikan saat melakukan kunjungan ke SMP Negeri 4 Kota Bekasi, Jawa Barat. Orang nomor satu di Idnonesia ini menegaskan industri otomotif Tanah Air menuju arah mandiri di masa depan.
Menurutnya bukan hanya mobil nasional saja, tetapi motor nasional juga sudah direncanakan olehnya terkait pengembangan dan kendaraannya.
"Kita akan mempunyai mobil buatan Indonesia sendiri, motor buatan Indonesia sendiri, saya sudah siapkan," ujar Prabowo dikutip dari Youtube Setpres, Selasa (18/11).
Seperti pernyataannya terkait mobil nasional, Prabowo juga tidak menjelaskan secara detail mengenai model motor nasional dan kapan waktu peluncurannya.
Bahkan Prabowo juga tidak mengungkap bagaimana skema produksinya, apakah benar-benar mandiri, bekerja sama dengan pabrikan lain, atau hanya sekedar mengganti logo?
Tanda tanya mengenai motor nasional belum berakhir, Prabowo kemudian membicarakan soal penggantian becak konvensional dengan becak listrik.
Prabowo pun mengaku sudah meminta menteri-menteri terkait untuk merealisasikan rencana tersebut.
"Nanti semua becak di seluruh Indonesia harus becak pakai motor listrik, enggak boleh lagi pengemudi becak di atas 70 tahun, nanti tolong menteri-menteri pikirkan rencananya bagaimana, pokoknya Indonesia akan bangkit, Indonesia akan menuju Indonesia Emas," ucap Prabowo.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Prabowo pernah menyatakan Indonesia akan bisa memproduksi mobil nasional dalam tiga tahun mendatang.
Bahkan kala itu, Prabowo mengaku proyek pembuatan mobil nasional sudah mulai dilakukan, yang diungkapkan pada Sidang Kabinet Paripurna pada 20 Oktober 2025 lalu.
Tak lama berselang, Hyundai Motor Group menyampaikan minat besar untuk membantu pengembangan mobil nasional Indonesia yang digagas oleh Prabowo.
Keterangan Hyundai tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri Rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Gyeongju, Republik Korea.
Bahkan proyek mobil nasional sudah diajukan oleh Kementerian Perindustrian Agus Gumiwang untuk masuk dalam program strategis nasional (PSN) agar segera terealisasi.