Digilife

Bos Instagram Bantah ‘Nguping’ Pengguna di Platformnya

Aisyah Banowati
Bos Instagram Bantah ‘Nguping’ Pengguna di Platformnya

Uzone.id – Isu Instagram bisa mendengar pembicaraan pengguna kembali mencuat. Tidak sedikit pengguna yang beranggapan bahwa Instagram bisa menguping pembicaraan mereka untuk menampilkan iklan dan rekomendasi.

Sistem penargetan iklan Meta memang bisa sangat presisi. Terkadang bahkan menampilan hal-hal yang pengguna “rasa” hanya mereka bahas dalam percakapan lisan dengan rekan kerja, teman, maupun keluarga.

Namun, tuduhan tersebut sudah beberapa kali dibantah oleh Meta, bahkan Mark Zuckerberg. Tuduhan kali ini pun sama. Bos Instagram, Adam Mosseri, dengan tegas membantah bahwa Instagram dapat mendengar percakapan penggunanya.

“Kami tidak mendengarkan (percakapan) kalian. Kami tidak menggunakan mikrofon ponsel untuk menguping kalian,” jelas Adam Mosseri dalam video yang diunggahnya di Instagram, Rabu (1/10).





Adam mengungkapkan bahwa jika Instagram benar-benar menguping pembicaraan melalui mikrofon ponsel, hal itu bukan hanya pelanggaran privasi berat, tetapi juga akan menguras baterai ponsel pengguna.

Lebih lanjut, Adam mencoba menjabarkan beberapa faktor yang mungkin menyebabkan mengapa pengguna melihat iklan untuk sesuatu yang baru saja mereka bicarakan dengan orang lain.





Faktor pertama, menurut Adam, mungkin saja pengguna pernah melihat produk tersebut di website sebelum mereka membicarakannya. Adam sendiri ungkap bahwa Instagram memang bekerja sama dengan pengiklan untuk berbagi informasi.

“Kami sebenarnya bekerja sama dengan pengiklan yang membagikan informasi kepada kami tentang siapa saja yang ada di situs web mereka untuk mencoba menargetkan orang-orang tersebut dengan iklan. Jadi, jika Anda melihat suatu produk di situs web, pengiklan tersebut mungkin telah membayar kami untuk menghubungi Anda melalui iklan," ujar Adam Mosseri.





Kedua, Instagram secara otomatis akan menampilkan iklan yang menarik bagi pengguna. Penentuan iklan ini didasarkan pada minat dari lingkaran pertemanan pengguna, serta minat dari orang-orang yang memiliki kesamaan dengan pengguna.

“Jadi, bisa jadi Anda sedang berbicara dengan seseorang tentang suatu produk, dan sebelumnya mereka harus benar-benar mencari produk tersebut, atau secara umum, orang-orang dengan minat serupa melakukan hal yang persis sama,” jelas Adam Mosseri.

Ketiga, Adam Mosseri berspekulasi bahwa mungkin saja pengguna sudah melihat iklan tersebut namun tidak menyadarinya. “Kita menggulir dengan cepat, kita menggulir iklan dengan cepat, dan terkadang kita menyerap sebagian darinya, dan itu mempengaruhi apa yang kita bicarakan nanti.” Dan terakhir, menurut Adam, itu bisa saja kebetulan.