Bos Grab Bantah Gosip Merger dengan GoTo
Uzone.id — Kabar merger antara
Grab dan GoTo selama satu tahun terakhir terus muncul ke permukaan. Bahkan,
kabar terakhir muncul dari perwakilan pemerintah Indonesia yang mengiyakan
rencana soal Grab-GoTo akan merger.
Setelah GoTo menyebut belum ada kesepakatan apa-apa mengenai
merger ini, sekarang giliran bos Grab yang menepis secara halus adanya kabar tersebut.
Presiden dan COO Grab, Alex Hungate pun meredam kabar tersebut dengan menyebut kalau isu ini selalu muncul ke permukaan. Bahkan ia menyebut kalau gosip ini datang dan pergi begitu aja selama enam tahun terakhir.
Ketika ditanya apakah startup tersebut akan mengakuisisi
pesaingnya, Alex mengatakan bahwa perusahaan selalu mempertimbangkan peluang
tetapi menepis adanya kemungkinan tersebut.
“Kalau ada peluang untuk tumbuh lebih cepat lewat merger
atau akuisisi, kami tentunya akan mengambilnya,” kata Hungate, dikutip dari The
Business Time.
Ia melanjutkan, “Tapi, ambang batas dan standar yang harus
dipenuhi harus sangat tinggi bagi kami, apalagi pertumbuhan organik kami (di Indonesia) sedang berjalan sangat
baik,” kata Hungate pada sebuah konferensi di Ho Chi Minh City yang
diselenggarakan oleh Bloomberg.
Ketidakpastian merger ini juga terjawab melalui Komisi
Persaingan dan Konsumen Singapura (CCS) yang menyatakan bahwa pihaknya belum
menerima pemberitahuan merger dari Grab atau GoTo.
Mengutip dari Tech in Asia, CCS menyatakan bahwa pihaknya menyadari adanya laporan media tentang kemungkinan merger dan tetap terbuka untuk pembahasan melalui proses pemberitahuan merger dan pra-pemberitahuan–jika hal tersebut terjadi.
Sebelumnya, GoTo juga sudah menyampaikan jawabannya terkait
kabar ini dimana GoTo keukeuh menyebut belum ada kesepakatan apapun dengan Grab
terkait hal ini.
“Menanggapi spekulasi media terkait potensi transaksi antara
GoTo dan Grab, GoTo menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada suatu
keputusan ataupun kesepakatan terkait hal tersebut,” kata R. A Koesoemohadiani,
Direktur Legal dan Group Corporate Secretary GoTo dalam keterangan yang
diterima Uzone.id, Selasa (11/11).
Dalam keterangan lebih lanjut, Koesoemohadiani menyebut
bahwa saat ini GoTo berada dalam posisi terkuat dalam beberapa tahun terakhir,
didukung oleh rencana strategis serta kemajuan menuju profitabilitas yang
berkelanjutan.
Ia menyebut saat ini, fokus perusahaan saat ini tetap pada
eksekusi agar dapat mencapai sasaran strategis guna menciptakan nilai jangka
panjang bagi para pemegang saham dan seluruh ekosistem GoTo.