Gadget

Bocoran Xiaomi 17T Series: Makin Mahal, Bukan Flagship Killer Lagi?

Muhammad Faisal Hadi Putra
Bocoran Xiaomi 17T Series: Makin Mahal, Bukan Flagship Killer Lagi?

Uzone.id - Penerus Xiaomi 15T Series bukanlah 16T Series, melainkan Xiaomi 17T dan 17T Pro. Meski peluncurannya belum dikonfirmasi oleh Xiaomi, namun bocoran spesifikasi lengkap keduanya sudah beredar luas di jagat maya. 

Xiaomi 17T dan 17T Pro bawa peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan, terutama pada sektor daya tahan baterai dan performa. 

Dikutip dari GSMArena, Xiaomi 17T dilaporkan mengusung layar AMOLED berukuran 6,59 inci dengan resolusi 1/268 x 2.756 piksel, serta sudah mendukung refresh rate 120Hz. 

Dapur pacunya mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra, setara Poco X8 Pro, yang juga dipadukan dengan RAM LPDDR5X 12 GB. Untuk urusan penyimpanan, tersedia opsi memori internal UFS 4.1 sebesar 256 GB atau 512 GB.


Salah satu daya tarik utamanya ada pada baterai berkapasitas 6.500 mAh yang sudah didukung pengisian cepat 67W. Bila bocoran ini valid, maka kapasitas baterainya naik 1.000 mAh dibanding Xiaomi 15T. 

Di sektor fotografi, Xiaomi menyematkan tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan sensor Light Fusion 800, lensa telephoto 50 MP dengan 5x optical zoom, serta kamera ultrawide 12 MP. Sementara untuk kebutuhan selfie, tersedia kamera depan 32 MP.

Sementara untuk spesifikasi Xiaomi 17T Pro, ponsel ini hadir dengan dimensi yang lebih bongsor dengan layar AMOLED 6.83 inci dan sudah beresolusi 1.280 x 2.772 piksel, serta sudah mendukung refresh rate sampai 144Hz.

Performanya pun lebih gahar berkat sokongan chipset MediaTek Dimensity 9500. Sektor daya lebih gila lagi, lantaran Xiaomi 17T Pro ditopang baterai 7.000 mAh, beda 1.500 mAh dari sebelumnya. 

Tak hanya kapasitasnya yang besar, pengisian dayanya pun lebih kencang dengan dukungan kabel 100W dan wireless charging 50W.

Untuk urusan kamera, konfigurasi model Pro hampir identik dengan model standar, kecuali pada sensor kamera utamanya yang menggunakan Light Fusion 950 dengan bukaan f/1.74 yang lebih mumpuni.

Kedua ponsel ini bakal langsung menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Soal desain, baik varian standar maupun Pro akan tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Blue, Black, dan Purple.

Harga lebih mahal?

Biasanya, seri T dikenal sebagai ‘flagship killer’, atau alternatif yang lebih murah jika number series Xiaomi terasa mahal. Namun untuk Xiaomi 17T dan 17T Pro, tampaknya harga keduanya bakal menyentuh market lebih premium.

Di Eropa, harganya naik sekitar EUR100 atau Rp2 jutaan. Bocoran di Eropa menyebutkan kalau Xiaomi 17T dibanderol EUR749 atau setara Rp15,1 jutaan, sedangkan versi Pro dibanderol EUR999 atau Rp20.2 jutaan. 

Namun perlu diingat, biasanya harga di Eropa memang cenderung lebih mahal, mengingat beban pajaknya pun lebih tinggi dari Asia, terkhusus di Indonesia.