Bocoran Update HyperOS 4: Liquid Glass Lagi, Ada Palet Khas Leica
Uzone.id - Ketika Google sudah mengumumkan Android 17, merek-merek smartphone pun langsung mengembangkan UI paling baru berbasis OS tersebut. Xiaomi salah satunya, yang tampaknya sedang menyiapkan perubahan besar pada HyperOS 4.
Bocoran terbaru dari leakster Digital Chat Station di forum Weibo menguatkan anggapan ini. Ia menyebut, HyperOS 4 akan membawa desain antarmuka bergaya Liquid Glass ala iOS 26.
Bocoran ini muncul di detik-detik jelang gelaran Google I/O 2026 yang akan berlangsung pada 19-20 Mei nanti. Di acara ini, Google bakal pamer lebih detail soal Android 17 dan rangkaian inovasi mereka di ranah AI, termasuk soal peningkatan kemampuan pada Gemini.
Dikutip dari Gizchina, desain Liquid Glass ala Xiaomi di HyperOS 4 akan lebih bening, ringan, dan dinamis. Elemen seperti panel notifikasi, menu pengaturan, animasi transisi, bayangan, hingga efek blur kemungkinan akan dibuat lebih hidup dibandingkan HyperOS 3.
Konon, dengan perubahan ini, HyperOS 4 tidak sekadar menyuguhkan pembaruan kecil, melainkan perombakan visual yang cukup besar agar pengalaman memakai perangkat terasa lebih modern dan konsisten di berbagai lini produknya.
Namun sebelum HyperOS 4 hadir, Xiaomi kabarnya akan lebih dulu merilis HyperOS 3.3. Versi ini disebut sudah masuk tahap beta untuk beberapa perangkat, termasuk Xiaomi 17, Xiaomi 17 Ultra, Leica Leitzphone, dan Xiaomi 15T Pro.
Hanya saja, HyperOS 3.3 bukan update besar dari sisi tampilan. Pembaruan ini lebih difokuskan untuk membawa fondasi Android 17 ke perangkat Xiaomi, tanpa perubahan visual besar atau fitur baru yang terlalu menonjol.
Dengan kata lain, HyperOS 3.3 menjadi semacam jembatan sebelum HyperOS 4 benar-benar dirilis. Xiaomi ingin memastikan basis Android 17 berjalan stabil lebih dulu, sebelum menghadirkan desain baru dan perombakan yang lebih besar.
Ada sistem warna yang terinspirasi dari Leica
Selain desain Liquid Glass, Xiaomi juga tengah mengembangkan palet warna baru yang terinspirasi dari Leica.
Bocoran ini datang dari leakster Smart Pikachu. Menurutnya, HyperOS 4 akan membawa palet warna, ikon bertema Leica, efek cahaya dan bayangan, hingga desain suara yang mengikuti karakter visual khas merek kamera asal Jerman tersebut.
Jika benar, pendekatan ini cukup menarik. Sebab selama ini, kolaborasi Xiaomi dan Leica lebih banyak terlihat di sektor kamera, mulai dari tuning warna, mode fotografi, sampai karakter hasil foto. Lewat HyperOS 4, nuansa Leica kemungkinan mulai dibawa lebih jauh ke tampilan sistem operasi.
Selain tampilan, HyperOS 4 juga membawa perubahan penting di balik layar. Kabarnya, Xiaomi ingin meninggalkan warisan MIUI yang selama ini masih terasa. HyperOS 4 disebut sebagai OS dengan konsep ’zero-legacy’, di mana Xiaomi ingin membersihkan sisa-sisa basis lama dan membangun sistem yang lebih ringan dan mudah diperbarui.
Langkah ini sebenarnya sudah mulai terlihat sejak HyperOS 3.1. Saat itu, beberapa aplikasi bawaan seperti Weather dan Photo Album disebut mulai melepas komponen lama dari MIUI SDK.
Selain itu, Xiaomi juga menulis ulang sejumlah aplikasi inti sistem menggunakan bahasa pemrograman Rust yang dikenal punya fokus kuat pada keamanan dan efisiensi. Xiaomi pun mulai mengadopsi Flutter untuk aplikasi bawaan, memungkinkan tampilannya lebih konsisten, termasuk animasi dan transisi yang lebih halus di seluruh sistem.
Kapan HyperOS 4 rilis?
Soal jadwal rilis, HyperOS 4 diperkirakan meluncur pada kuartal ketiga 2026. Sistem operasi ini disebut akan debut bersama Xiaomi 18 Series yang kemungkinan langsung berjalan di Android 17.
Meski begitu, belum ada konfirmasi resmi dari Xiaomi terkait tanggal peluncuran HyperOS 4 maupun daftar perangkat yang akan mendapat pembaruan tersebut.
Jika mengacu pada pola sebelumnya, Xiaomi memperkenalkan HyperOS 3 pada September 2025, lalu membuka program beta global beberapa hari setelahnya. Dengan pola serupa, HyperOS 4 kemungkinan bisa diperkenalkan sekitar September 2026, sebelum digulirkan bertahap ke perangkat yang memenuhi syarat.