Bikin Ngiri, Tetangga RI Dapat Kucuran Dana Rp93 T dari Microsoft
Uzone.id — Singapura kembali
mendapat kucuran dana yang cukup fantastis dari raksasa teknologi Microsoft.
Dalam pengumuman terbaru, Microsoft mengumumkan rencana investasi besar mereka
senilai USD 5,5 miliar (sekitar Rp93 triliun) di negara tersebut.
Disampaikan oleh Vice Chair dan President Microsoft, Brad
Smith, dalam ajang Asia Tech x Inspire, Rabu, (02/04), investasi ini akan
digunakan untuk pengembangan infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan (AI) di
Singapura dalam periode 2025 hingga 2029.
“Investasi kami di cloud dan infrastruktur AI ini mencerminkan kepercayaan jangka panjang Microsoft pada Singapura sebagai pemimpin digital secara global,” kata Brad Smith dikutip dari blog resmi Microsoft.
Selain infrastruktur, Microsoft juga akan memperluas program
pengembangan keterampilan AI dan kesiapan tenaga kerja di Singapura untuk
menempatkan masyarakat mereka sebagai pusat dari peluang AI.
Ini pun selaras dengan adopsi AI yang pesat di Singapura,
yang memperkuat posisinya di peringkat ke-2 secara global dalam Laporan Difusi
AI terbaru dari Microsoft Research AI Economy Institute.
“Bersama-sama, kami berfokus untuk membantu masyarakat dan
organisasi memanfaatkan AI dengan cara meningkatkan keterampilan, memperkuat
keamanan siber dan ketahanan, serta mendorong tata kelola yang terpercaya,
sehingga teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Singapura,”
tambahnya.
Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah perluasan
program Microsoft Elevate ke Singapura. Program ini mencakup pelatihan AI
gratis untuk para pendidik dan pengembangan keterampilan AI bagi pemimpin
organisasi nonprofit.
Menurut pemerintah Singapura, keterampilan AI kini menjadi
hal dasar yang sama pentingnya dengan literasi digital.
Dr. Janil Puthucheary, Menteri Negara Senior di Kementerian Pendidikan dan Kementerian Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura, mengatakan kalau keterampilan dasar kecerdasan buatan (AI) semakin menjadi hal yang sama pentingnya dengan literasi digital.
“Dengan membekali siswa melalui pengalaman langsung dalam
menggunakan alat-alat AI sekaligus mendukung para pendidik kami agar dapat
mengadopsinya, kami memperkuat fondasi bagi tenaga kerja masa depan Singapura,
dan melatih mereka untuk menggunakan AI dengan percaya diri, bijaksana, dan
penuh keyakinan,” tambahnya.
Kucuran dana fantastis Microsoft ke Singapura ini memang
bikin ngiri dan berharap perusahaan tersebut melakukan hal yang sama di
Indonesia. Microsoft sendiri pernah kok melakukan investasi di Indonesia.
Meski tak sebesar negara lain tapi pada 2024 lalu, Satya
Nadella mengumumkan investasi sebesar USD1,7 miliar atau setara Rp27,6 triliun
selama empat tahun ke depan untuk infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan
(AI) di Indonesia.