Startup

BHR Grab Naik 3x Lipat, Segini Kisaran yang Didapat Driver

Vina Insyani
BHR Grab Naik 3x Lipat, Segini Kisaran yang Didapat Driver

Uzone.id — Grab Indonesia turut menggandakan anggaran Bonus Hari Raya (BHR) 2026 dari yang awalnya Rp50 miliar di 2025 menjadi Rp100–110 miliar tahun ini. Dengan angka tersebut, BHR dari Grab akan menjangkau lebih dari 400 ribu mitra driver aktif yang berproduktivitas tinggi di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini menyusul pengumuman pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Ketenagakerjaan terkait pelaksanaan BHR 2026 bagi mitra transportasi online.

Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyatakan bahwa penyaluran BHR ini merupakan bagian dari dukungan mereka terhadap program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sekaligus menjadi komitmen mereka bagi para driver.






“BHR 2026 merupakan bentuk penghargaan tulus Grab kepada seluruh Mitra Pengemudi dengan produktivitas tinggi yang setiap hari melayani masyarakat Indonesia. Program ini lahir dari itikad baik dan disusun berdasarkan produktivitas para Mitra Pengemudi. Melalui BHR 2026, kami ingin memastikan dukungan yang berdampak langsung dan benar-benar dirasakan oleh para Mitra Pengemudi, khususnya di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu, (04/03).

Rincian BHR ojek online Grab di 2026

Sama seperti GoTo, Grab juga meningkatkan total anggaran BHR 2026 hingga dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Adapun nominal tertinggi yang akan diterima oleh driver roda dua dan empat antara lain: 

Untuk nominal paling tinggi sebesar Rp850 ribu untuk GrabBike dan Rp1,6 juta untuk GrabCar. Sementara nominal terendah naik tiga kali lipat menjadi  Rp150 ribu untuk GrabBike dan Rp200 ribu untuk GrabCar.

Program BHR dibagi ke dalam tujuh kategori untuk mitra roda dua dan roda empat, berdasarkan tingkat produktivitas, konsistensi penyelesaian order, dan kualitas pelayanan. Penyaluran dilakukan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri melalui aplikasi GrabDriver.






Untuk penentuan kategorinya, Grab akan menggunakan indikator tingkat produktivitas mitra, termasuk jumlah dan konsistensi penyelesaian order, serta kualitas pelayanan. 

Pendekatan berbasis produktivitas ini bertujuan memastikan apresiasi diberikan secara proporsional sesuai partisipasi mitra dalam ekosistem yang fleksibel.

Neneng menjelaskan kalau kebijakan BHR dirancang dengan mengacu pada data produktivitas aktual mitra, sehingga implementasinya tetap proporsional, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh pihak dalam ekosistem. 

“Sejalan dengan pendekatan tersebut, seluruh Mitra Pengemudi Aktif dengan tingkat produktivitas tinggi–yang berjumlah lebih dari 400 ribu Mitra Pengemudi–menerima BHR sebagai bentuk penghargaan tulus atas kontribusi dan konsistensi mereka di platform kami,” ujar Neneng.

Tak hanya BHR saja, tahun ini Grab juga menghadirkan program “Perjalanan Bermakna” berupa 105 paket Umrah senilai Rp5 miliar bagi Mitra Pengemudi berprestasi dari berbagai wilayah Indonesia.