Benarkah Motor Listrik MBG Cuma Kloningan China Seharga Rp10 Jutaan?
Uzone.id - Belakangan ini ramai di media sosial yang menunjukkan kalau motor listrik Makan Bergizi Gratis (MBG) Emmo JVX GT cuma kloningan dari China seharga Rp10 jutaan. Bagaimana faktanya?
Banyak yang menduga kalau motor listrik MBG yang berbentuk trail alias Emmo JVX GT bisa ditemukan di platform belanja asal China yaitu Alibaba dengan nama Kollter ES1-X Pro seharga Rp10 jutaan saja.
Dugaan motor Kollter ES1-X Pro ini dibeli oleh Emmo ke Indonesia yang kemudian dibranding ulang lengkap dengan logo Badan Gizi Nasional (BGN), yang kemudian dijual dengan harga Rp56 jutaan.
Selisih angka ini cukup mencengangkan, walaupun BGN mengaku mendapatkan harga di bawah pasar untuk Emmo JVX GT yakni hanya Rp42 juta.
Setelah ditelusuri, sebenarnya Emmo JVX GT dan Kollter ES1-X Pro memang terlihat sama secara desain. Kemungkinan besar kedua motor listrik tersebut berbagai platform dari manufaktur yang sama di China.
Bahkan Kollter ES1-X Pro sudah dijual di Jerman dengan merek Tinbot dan sempat mengaspal di ajang otomotif ternama yaitu EICMA 2025.
Namun kedua motor listrik itu sebenarnya bukan produk yang sama persis, mengingat Tinbot di Eropa justru dijual dengan harga yang fantastis.
Karena kalau dibedah, antara Emmo JVX GT dengan Kollter ES1-X Pro punya spesifikasi yang benar-benar jauh berbeda.
Emmo JVX GT diklaim diproduksi oleh PT Adlas Sarana Elektrik di Bogor dengan Tingkat Komponen Dala Negeri (TKDN) mencapai 48,5 persen.
Motor listrik bergaya trail ini punya penggerak di tengah alias mid-drive berupa dinamo tipe BLDC dengan Smart Gear Box yang mengalirkan tenaga standar di 3.800 Watt dan sanggup mencapai puncaknya di 7.000 Watt.
Dengan bekal tersebut, Emmo JVX GT disetel sanggup melesat hingga 80 km/jam.
Kemampuan itu disokong oleh baterai portable berkapasitas 72V 31 Ah dengan jarak tempuh 70 kilometer. Mengisi dayanya bisa pakai fast charging yang membutuhkan waktu 1 jam untuk 30-80 persen.
Kemudian secara dimensi, Emmo JVX GT punya panjang 2.080 mm, lebar 860 mm, dan tinggi 1.150 mm saja. Dengan jarak terendah ke tanah 320 mm dan bobot kosong 110 kg yang bisa mengangkut beban hingga 200 kg.
Kaki-kaki Emmo JVX GT punya ukuran belang yakni 19 inci di depan dan 18 inci di belakang dengan ban tipe dual purpose dengan rem cakram di depan dan belakang berteknologi Combi Brake System.
Nah spesifikasi ini jauh sekali dari Kollter ES1-X Pro yang sudah dijual bukan hanya di Jerman, tetpai juga Inggris, Amerika Serikat, sampai Kanada.
Secara sasis dan ground clearance memang cukup mirip antara Kollter ES1-X Pro dengan Emmo JVX GT. Namun dari segi jantung pacunya benar-benar berbeda.
Kollter ES1-X Pro punya motor Axial Flux berteknologi tinggi hingga putaran 5.100 rpm yang mampu menyemburkan tenaga puncak hingga 11.000 Watt dengan torsi 220 Nm.
Dari sini saja, kecepatan maksimal Kollter ES1-X Pro bisa mencapai 96 km/jam, jauh menungguli Emmo JVX GT.
Ditambah baterai Kollter ES1-X Pro mengugnakan sel Lithium-Ion Samsung kualitas tinggi dengan spesifikasi 72V 31,5 Ah atau setara 2.268 Wh yang berbobot 10,8 hingga 13 kg per unit.
Dengan bekal ini, jarak tempuhnya bisa mencapai 56 hingga 112 kilometer, tergantung mode berkendara dan gaya berkendara.
Struktur kaki-kaki juga beda, karena Kollter ES1-X Pro pakai ukuran ban lebih besar yakni depan berukuran 21 inci dan belakang 18 inci.
Menariknya, dimensi total bodi Kollter tercatat lebih ringkas, yakni panjang 1.701 mm, lebar 584 mm, dan tinggi 1.117 mm, dengan bobot kosong 113,4 kg.
Daya angkut maksimal Kollter tercatat hanya di angka 170,1 kg, lebih rendah dari klaim daya angkut Emmo yang mencapai 200 kg.
Jadi bagaimana dengan narasi yang beredar kalau motor listrik MBG Emmo JVX GT sama dengan Kollter ES1-X Pro di Alibaba dengan harga cuma Rp10 juta?
Di situs Alibaba sendiri sebenarnya cukup banyak produk dengan etalase Kollter ES1-X Pro yang harganya bervariasi antara Rp6 jutaan sampai Rp14 jutaan.
Namun mengingat Alibaba sebuah platform yang bisa memesan produk white label alias tanpa merek. Mereka bisa memilih spesifikasi dan harga yang sesuai dengan target pasarnya.
Kalau merujuk ke situs E-Moto USA, Kollter ES1-X Pro dengan spesifikasi yang disebutkan tadi punya banderol USD 7.499,99 hingga USD 7.698,99 atau setara Rp127 jutaan hingga Rp130 jutaan.
Sementara di Kanada, motor ini dibanderol mulai dari 6.999 dollar Kanada yang setara dengan kisaran Rp83,9 jutaan hingga Rp87,4 jutaan.
Dari data-data yang tersedia tersebut, kesimpulannya besar kemungkinan Emmo JVX GT dan Kollter ES1-X Pro punya kesamaan. Artinya keduanya bisa saja lahir dari platform pabrikan China yang sama.
Bahkan, Kepala BGN Dadan Hindayana sudah mengonfirmasi kepada Tempo kalau motor listrik yang digunakan untuk MBG berbeda dengan yang beredar di Alibaba.
Namun Dadan mengonfirmasi Emmo merupakan jenama yang dijual di Indonesia, namun di China, Eropa, dan Amerika menggunakan merek Tinbot.
Dengan demikian, harga Rp10 juta sebenarnya tidak menjadi masalah, namun dari mana klaim TKDN motor listrik Emmo sudah mencapai 48,5 persen?
Mengingat pabrik Emmo sampai saat ini masih belum jelas operasionalnya, bahkan telah dikonfirmasi kalau motor listrik ini merupakan jenama yang dijual di Indonesia dengan nama Tinbot di negara-negara lain.