Begini Tampang iPhone Fold: Bodinya Tipis, Layarnya Lebar Mirip iPad
Uzone.id - Salah satu smartphone yang dinanti kehadirannya tahun depan adalah ponsel lipat pertama Apple, yang konon bernama iPhone Fold. Kabarnya, iPhone Fold akan tampil dalam desain yang jauh berbeda ketimbang smartphone lipat lain seperti Samsung Galaxy Z Fold7 (atau Z Fold8 yang akan datang).
Dilansir dari iPhone Ticker, layar dalam iPhone Fold bukan berbentuk kotak, melainkan langsung menyajikan format persegi panjang atau landscape.
Desain ini diyakini sengaja dibuat agar aplikasi-aplikasi iPad bisa langsung berjalan mulus tanpa perlu banyak modifikasi dari para pengembang.
Bocorannya, layar lipat bagian dalam iPhone Fold berukuran 7,76 inci dengan resolusi 2.713 x 1.920 piksel. Sedangkan layar luarnya punya bentang 5,49 inci dengan resolusi 1.422 x 2.088 piksel, yang lagi-lagi usung aspek rasio yang tidak biasa, agak mirip Google Pixel Fold generasi awal, namun sedikit lebih lebar.
Smartphone ini juga dibuat tipis. Ketebalannya saat layar dibuka hanya 4,8 mm, sementara saat dilipat sepenuhnya, sisi paling tebalnya mencapai 9,6 mm.
Mirip Samsung Galaxy Z Fold6, iPhone Fold usung kamera selfie di bawah layar untuk kasih visual lapang tanpa terganggu punch hole sama sekali. Sementara di layar bagian luar, kamera selfienya menggunakan model punch hole. Di belakang, ada dua kamera yang disusun berbentuk oval, mirip dengan desain iPhone Air.
Meluncur 2026, tapi stok langka sampai 2027
Apple akan mengumumkan kehadirannya pada paruh kedua tahun depan, atau bareng dengan peluncuran iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max pada September mendatang. Apple akan membanderolnya dengan harga di kisaran USD2.400 atau setara Rp38 jutaan.
Meski akan meluncur tahun depan, menurut analis Ming-Chi Kuo, iPhone Fold baru tersedia di pasaran pada tahun 2027 mendatang. Menurut catatannya, iPhone Fold mengalami kendala produksi di tahap awal, terutama terkait masalah yield atau tingkat keberhasilan produksi komponen, serta tantangan manufaktur lainnya sebelum perangkat diproduksi massal.
Kuo memperkirakan pengiriman unit ke konsumen diprediksi baru bisa lancar pada 2027. Stoknya pun bakal sangat terbatas sampai akhir 2026.