Automotive

Begini Rasanya Menjajal Toyota GR Supra di Sirkuit Mandalika

Bagja Pratama
Begini Rasanya Menjajal Toyota GR Supra di Sirkuit Mandalika

Uzone.id - Kalau bicara Toyota Supra, mungkin selama ini hanya sebatas melihat di timeline media sosial atau film dan juga game seperti Gran Turismo. Padahal, mobil ini bisa dibeli di Indonesia seharga Rp2 miliar lebih.

Sport car ikonik dari Toyota yang dikembangkan bareng BMW ini pun jadi barang mahal, langka dan ekslusif, sehingga ketika kami diajak Toyota untuk menjajalnya langsung--di sirkuit pula, tentu saja rasa penasaran begitu tebal.




Dari tampilannya saja, sudah ikonik. Desainnya mengalir dinamis memadukan antara siluet aerodinamis yang dipertegas dengan sejumlah nuansa serba tajam dan sporty.

Aliran udara besar, ground clearence rendah, pilar-less, sampai duck-tail besar di belakang dan moncong knalpot yang mengintimidasi.

Masuk ke dalam kabin, meski tidak se-sporty tampilan luar, tetap merangsang adrenaline kami untuk menggebernya, apalagi di sirkuit Mandalika, Lombok, NTT.

Toyota membekali GR Supra dengan mesin berkapasitas 3.000cc 6 silinder dengan dua turbo charger alias Twin-Turbo, berpadu dengan transmisi otomatis 8 speed, dengan penggerak roda belakang.

Tenaga yang bisa dihasilkan dari mesin tersebut mencapai 382 Hp dan torsinya 500 Nm.

Impresi berkendara

Kami pun masuk ke dalam kabinnya dengan akses yang sedikit sulit karena atap yang rendah. Posisi duduk pun pastinya rendah serasa dekat sekali dengan permukaan jalan.

Untung pengaturan jok sudah elektrik sehingga mudah menemukan posisi yang pas. Begitu juga dengan setingan setir yang bisa dinaik-turunkan dan maju-mundur secara optimal.


Raungan mesin khas 6 silinder yang lebih halus tetap terdengar derumannya di dalam kabin, menambah pecutan adrenaline, namun tetap minim sekali getaran.

Mobil pun mulai berjalan dari Pit menuju ke lintasan sirkuit. Melaju di bawah 40 km per jam saja, agresifitas pedal gasnya sudah terasa dan seolah memohon untuk tidak ditahan.

Begitu keluar pit dan masuk lintasan, kami pun langsung mencoba gas-nya secara spontan dan hasilnya; mobil begitu ringan meluncur, dengan perpindahan gigi yang cepat.

Di awal-awal kami masih terkejut karena hentakan setiap perpindahkan gigi terjadi, juga ketika hendak memasuki tikungan dann menurunkan gigi, suara decisan turbo yang indah juga jelas terdengar.


Bantingan suspensinya juga masih terbilang nyaman, tidak sekeras mobil-mobil sport kebanyakan, namun tetap bisa stiff dan minim ayunan yang tidak perlu.



Respon setirnya juga sangat sensitif dan presisi, membuat handling mobil ini sangat agresif dan fun to drive. Bermanuver seekstrem apapun, pergerakan mobil masih sangat terkendali.

Meskipun punya tenaga dan torsi monster, serta setingan suspensi khas balap, tapi kami yakin, Toyota GR Supra ini masih cukup nyaman ketika dikemudikan harian dan pastinya sangat mumpuni di lintasan sirkuit.