Games

Beda Sendiri, Gamer Roblox Indonesia Lebih Suka Mancing dan Naik Tower

Muhammad Faisal Hadi Putra
Beda Sendiri, Gamer Roblox Indonesia Lebih Suka Mancing dan Naik Tower

Uzone.id - Selera gamer Indonesia itu unik, beda dari lainnya. Terbukti lewat laporan tahunan ‘2025 Roblox Replay’, yang ungkap kalau pemain Roblox asal Indonesia lebih suka naik tower dan mancing ikan, ketimbang pencarian genre umum seperti horor atau roleplay yang jadi tren globalnya.

Ya, sementara pemain Roblox secara global sibuk mencari keyword umum, gamer tanah air justru spesifik mencari tantangan yang terkait ketangkasan dan alam. 

Tercatat, lima pencarian teratas gamer Roblox di Indonesia sepanjang 2025 adalah ‘Tower’, ‘Gunung’, ‘Mount’, ‘Brookhaven’, dan ‘Fish it’. 





Bukan cuma itu, Roblox juga mengungkap istilah pencarian unik pemain Indonesia yang ternyata sangat lokal. Ada kata kunci ‘Mancing Ikan’, ‘Tower Gampang’, ‘Tower Wall Hop’, Peta Peta’, dan ‘Yahayuk’.


Meski begitu, tren ini sebenarnya selaras dengan data internal Roblox yang melihat bahwa pengguna di Indonesia dan Filipina, memang punya volume pencarian yang sangat tinggi untuk sub-genre wall hop alias memanjat-manjat rintangan. Jadi, wajar kalau kata ‘Tower’ dan ‘Gunung’ jadi yang terfavorit di Indonesia.

Total waktu main Roblox tembus 88,7 miliar jam


2025 memang jadi tahun yang luar biasa bagi Roblox secara global. Diungkapkan Roblox Vice President, Head of User and Discovery Product, Raj Bhatia, Roblox telah menjadi ruang digital bagi Gen Z dan Gen Alpha. Di sini, katanya, mereka tidak hanya menikmati budaya yang ada, tapi juga membentuknya.

“Pengguna di Roblox tidak hanya bermain, mereka secara aktif membentuk budaya dan bahkan memandu keputusan pembelian di dunia nyata berdasarkan identitas virtual mereka,” katanya, dalam keterangan pers yang kami terima.

Bhatia memang tidak asal bicara. Buktinya, sepanjang tiga kuartal pertama tahun 2025 saja, total waktu yang dihabiskan pengguna di dalam platform ini sudah tembus angka 88,7 miliar jam. Kalau dirata-rata, maka satu pengguna bisa betah nongkrong di Roblox selama 2,8 jam setiap harinya.



Saking ramainya, tahun ini Roblox sampai dua kali memecahkan rekor dunia Guinness World Records untuk kategori game yang paling banyak dimainkan secara bersamaan. 


Pada bulan Juli, game Grow a Garden dimainkan oleh 21,6 juta orang sekaligus. Tapi, rekor itu langsung disalip lagi di bulan September oleh Steal a Brainrot yang dimainkan 25 juta pemain secara serentak.

“Bagi Generasi Z dan Generasi Alpha, Roblox telah menjadi ruang digital dominan tempat identitas, budaya, dan komunitas muncul setiap hari. Dan mereka tidak hanya mengonsumsi budaya, mereka juga membentuknya,” sambung Bhatia.

Ke depannya, Roblox berjanji bakal terus memperkaya cara berekspresi para penggunanya. Salah satunya lewat pembaruan pada gerakan avatar dan fitur makeup yang dijadwalkan hadir pada tahun 2026.