Baper Karena Disebut Gak Berguna, Google Matikan Fitur Satu Ini
Uzone.id — Google akan menutup
fitur "laporan web gelap" yang 16 Februari 2026 mendatang. Pengumuman
ini disampaikan Google ke email pengguna pada Senin, (15/12).
“Kami menghentikan laporan dark web, alat yang membantu Anda memindai dark web untuk menemukan info pribadi Anda. Alat ini akan berhenti memantau hasil baru pada 15 Januari 2026. Lalu pada 16 Februari 2026, alat ini dan datanya tidak akan lagi tersedia,” kata Google dalam isi emailnya.
Fitur Dark Web Report ini sendiri bertujuan untuk membantu
pengguna memantau apakah ada informasi pribadi mereka di web gelap atau tidak.
Sayangnya, fitur ini dianggap tidak terlalu berguna, padahal Google baru
meluncurkannya pada tahun 2023 lalu.
Bagi berapa pengguna fitur ini dianggap berharga karena mereka bisa memindai berbagai situs dan memperingatkan mereka jika informasi pribadi mereka seperti alamat email, nama, nomor telepon, dan nomor Jaminan Sosial muncul di situs gelap.
Sayangnya, meskipun laporan dark web menawarkan informasi umum, pengguna Google menyebut kalau fitur ini tidak terlalu berguna karena tidak memberikan langkah selanjutnya.
“Banyak pengguna menggemakan hal ini, dengan diskusi Reddit yang mencerminkan kefrustasian mereka: Alat ini tidak menawarkan saran yang dapat ditindaklanjuti,” tambah Google.
Google juga merekomendasikan langkah-langkah perlindungan
lainnya sebagai pengganti fitur ini. Perusahaan menawarkan alat lain, seperti
"Pemeriksaan Keamanan," yang meninjau keamanan akun Google pengguna
yaitu "Manajer Kata Sandi" bawaan untuk menghasilkan kata sandi unik
dan "Pemeriksaan Kata Sandi," yang mengirimkan peringatan ketika kata
sandi yang disimpan telah disusupi.
"Kami membuat perubahan ini untuk berfokus pada alat
yang memberi langkah-langkah yang lebih jelas dan dapat ditindaklanjuti untuk
melindungi informasi Anda secara online," tutur raksasa teknologi itu.