Awas! Link Nonton Avatar: Fire and Ash Gratisan Bisa Curi Data Kalian
Uzone.id – Hype film Avatar: Fire and Ash yang lagi tinggi-tingginya ternyata jadi celah empuk buat para penipu siber. Kalau sebelumnya fans Demon Slayer dan Stranger Things yang jadi sasaran, sekarang giliran penggemar yang ingin nonton film terbaru James Cameron ini yang harus ekstra waspada.
Olga Altukhova, Senior Web Content Analyst di Kaspersky mengatakan, penjahat siber memang hobi 'dompleng' momen. Tiap ada film besar rilis, mereka langsung gerak cepat bikin skema penipuan buat menjerat korban yang lagi antusias.
“Para penjahat siber secara konsisten memanfaatkan pemutaran perdana film-film besar untuk menarik perhatian pengguna dan meningkatkan efektivitas skema mereka,” ungkap Olga Altukhova selaku analis konten web senior di Kaspersky.
Seiring melonjaknya antusiasme untuk menonton film Avatar: Fire and Ash secara online, ancaman situs palsu kini mulai marak. Targetnya mencakup berbagai wilayah, membuktikan bahwa serangan ini dirancang untuk menyasar pengguna di skala global.
Skema penipuannya klasik, tapi sering bikin korbannya terkecoh. Mereka bikin web palsu yang menawarkan streaming film tersebut secara gratis. Biar makin meyakinkan, situs ini dibuat dalam berbagai bahasa—seolah-olah menyesuaikan lokasi korban.
Namun, terjemahan tersebut seringkali buruk dan mengandung kesalahan tata bahasa dan inkonsistensi, yang dapat menjadi indikator aktivitas penipuan.
Ketika pengguna mencoba memutar video, mereka akan diperlihatkan pemutar media palsu dan diminta untuk mendaftar guna mendapatkan akses penuh atau tidak terbatas ke film tersebut.
Sebagai bagian dari proses pendaftaran, pengguna diminta untuk memberikan informasi pribadi, termasuk alamat email dan nomor telepon seluler.
Pada tahap selanjutnya, penipu mungkin meminta data tambahan, termasuk detail pembayaran, dengan kedok mengaktifkan uji coba gratis.
Hal ini menimbulkan risiko pelanggaran kredensial, terutama jika pengguna menggunakan kata sandi yang sama di berbagai layanan. Tentu saja, hal ini juga dapat menyebabkan kerugian finansial.
Untuk menghindari menjadi korban penipuan dengan skema ini, Kaspersky kembali mengingatkan untuk terus melakukan pemeriksaan keaslian situs sebelum memasukkan data pribadi. Paling aman, nonton film lewat jalur resmi, jangan tergiur link gratisan yang tak jelas asal-usulnya.
“Kami menyarankan untuk mengakses film hanya melalui platform resmi dan berhati-hati saat menemukan situs web yang meminta informasi pribadi atau pembayaran. Penting juga untuk menggunakan solusi keamanan andal untuk melindungi semua perangkat, termasuk ponsel,” pungkas Olga.
Hal yang tidak kalah penting adalah mengaktifkan autentikasi multifaktor dan memantau akun secara berkala agar dapat segera mengidentifikasi jika terdapat aktivitas yang tidak sah.