Automotive

Aprilia Turunkan Aero Kit dari MotoGP untuk Motor Produksi Massal

Brian Priambudi
Aprilia Turunkan Aero Kit dari MotoGP untuk Motor Produksi Massal

Uzone.id - Di MotoGP perangkat aerodinamis atau aero kit menjadi salah satu perangkat paling penting untuk menunjang performa. kini Aprilia ingin memasangkan perangkat tersebut ke motor-motor produksi massal.

Aero kit di MotoGP bisa membantu aliran angin menjadi lebih baik sehingga tidak ada angin yang berkumpul di area motor dan menghindari terjadinya turbulensi.

Hasilnya, catatan waktu pembalap menjadi lebih cepat dan motor bisa tetap stabil walaupun dipacu dalam kecepatan yang sangat tinggi.

Dilansir dari RideApart, kabar Aprilia yang mau memasang aero kit di motor buatan massal diketahui dari pengajuan paten baru.



Dokumen paten Aprilia terdaftar dengan nomor EP4604512A1. Di dokumen tersebut terlihat sebuah sistem yang bentuknya berubah-ubah tergantung bagaimana dan di mana motor dikendarai.

Artinya Aprilia merancang perangkat tersebut untuk meningkatkan stabilitas, cengkraman, dan keamanan dalam situasi di mana dinamika kendaraan dapat terganggu.

Dalam bahasa mudahnya, aero kit Aprilia ini akan memastikan motor tetap menyentuh aspal saat melaju, menjaganya tetap tenang saat pengereman, dan menghaluskan udara saat keadaan menjadi cepat dan tidak stabil.

Gambar paten juga menunjukkan perangkat aero kit ini dapat dipindahkan pada bagian yang dapat dilipat atau dikerahkan tergantung kecepatan atau permintaan pengendara.





Tentu ide Aprilia memasangkan aero kit pada motor massal ini terinspirasi dari paddock MotoGP, di mana insinyur mereka sudah menghasbiskan waktu berjam-jam untuk menyesuaikan seberapa downforce yang didapat tanpa membuatnya tidak stabil saat menikung.

Sejauh ini Aprilia belum menjelaskan detail terkait teknologi itu kepada publik, namun tujuannya cukup jelas yakni mengaplikasikan yang sudah mereka pelajari di balapan dan membuatnya bisa dipakai di jalan raya.

Dari sini, terlihat Aprilia memiliki rencana yang cukup ciamik dibandingkan beberapa pabrikan lain.

Sebenarnya teknologi aero kit ini dikembangkan pertama kali oleh Ducati baik di MotoGP ataupun motor produksi massal mereka yakni Panigale V4.



Sayap yang mereka gunakan bukan hanya sebagai hiasan saja, namun bisa berfungsi ketika kecepatan sudah mencapai 273 km/jam.

Kawasaki juga sudah mengadopsi ide ini dengan Ninja H2, namun tampaknya Aprilia lebih mengincar ke arah yang lebih fleksibel lagi.

Namun perlu diingat, gambar paten bukan berarti model sesungguhnya akan hadir dalam waktu dekat. Karena banyak paten yang sudah diajukan dan terdaftar namun tidak pernah terealisasi ke dunia nyata.

Hanya saja terdapat sedikit harapan, mengingat banyak motor dari dunia balap yang menghasilkan produk motor di produksi massal.