Digilife

Apple Akan Resmikan Developer Academy ke-5 di Jakarta pada 2026

Vina Insyani
Apple Akan Resmikan Developer Academy ke-5 di Jakarta pada 2026

Uzone.id — Apple Developer Acedemy terus memperluas jangkauan mereka di Indonesia setelah pertama kali hadir pada 2018 lalu. Di tahun depan, tepatnya pada 2026, Apple akan secara resmi membuka akademi kelima serta tiga institut baru.

Perluasan ini dilakukan Apple seiring dengan momentum yang terus bertumbuh sehingga pihaknya terus memperdalam investasinya di Indonesia.

Apple Developer Academy kelima akan berlokasi di Thamrin, Jakarta dan akan tetap menawarkan program 10 bulan bagi siapapun (tanpa memandang background) yang ingin memulai atau mengembangkan karir mereka sebagai pengembang.

Tak hanya itu, Apple juga akan menghadirkan tiga Developer Institute terbaru yang rencananya akan meluncur pada Maret 2026 nanti. Tiga institut ini akan membawa program-program khusus terkait pengembangan aplikasi tingkat lanjut.




Dalam keterangan yang diterima Uzone, Jumat, (12/12), institut ini akan membawa program seperti game development, artificial intelligence, dan development operations.

Apple Developer Institute for Games Development akan bekerja sama dengan Infinite Learning untuk memberikan program selama 1 tahun. Untuk 6 bulan pertama, peserta akan mengikuti pelatihan tatap muka yang dipandu para mentor di Batam untuk mengembangkan keterampilan dalam membangun game perdana studio mereka.

Enam bulan berikutnya, pelatihan akan dilakukan secara online dengan pertemuan rutin di Jakarta. 

Peserta akan belajar untuk mengaudit game mereka, melakukan uji audiens, menyusun strategi peluncuran pasar, serta mempelajari dasar-dasar investasi. Pada akhir program, mereka berkesempatan mengikuti pameran game eksternal untuk meningkatkan visibilitas.

Selanjutnya ada Apple Developer Institute for AI/ML (Artificial Intelligence/Machine Learning) yang dijalankan bersama Universitas Ciputra.

Program ini akan berlangsung secara tatap muka di Surabaya dan terbuka untuk lulusan ilmu komputer.

Nantinya, para peserta akan mendapat pelatihan seperti pengembangan keterampilan inti dalam pemrograman AI/ML, pembuatan prototipe, serta aplikasi dunia nyata. Setelah itu, peserta akan mengerjakan tantangan industri dengan mengembangkan solusi AI/ML bersama klien industri sesungguhnya.




Institut ketiga adalah Apple Developer Institute for DevOps yang akan berlangsung secara tatap muka selama enam bulan di Tangerang.

Bekerja sama dengan S-Quantum Engine (SQE), peserta akan diajak untuk menyelesaikan tantangan besar yang diambil dari masalah nyata berskala enterprise, termasuk keamanan siber. Program ini nantinya berakhir dengan implementasi proyek skala penuh dan pameran industri. 

Sebelumnya, kehadiran Developer Academy dan 3 institut ini sudah diumumkan pada Agustus 2025 lalu, namun kala itu Apple belum memberikan keterangan lebih lanjut soal lokasi dan peluncurannya.

Akademi dan institute Apple ini ditargetkan akan memfasilitasi kurang lebih 1.000 pelajar di Indonesia setiap tahunnya dan Apple akan membekali mereka dengan keterampilan koding, desain, pemasaran dan masih banyak lagi.

Lisa Jackson, Vice President of Environment, Policy, and Social Initiatives Apple mengatakan bahwa Indonesia memiliki komunitas pengembang, wirausahawan, dan inovator yang berkembang pesat.

“Dengan Apple Developer Academy dan Apple Developer Institute, kami akan terus mendampingi generasi developer Indonesia berikutnya untuk memulai bisnis baru, membangun aplikasi hebat, dan menciptakan peluang di berbagai bidang mutakhir,” tambah Lisa dalam keterangan yang diterima Uzone pada Agustus 2025 lalu.

Hingga saat ini, Apple sendiri sudah memiliki 4 akademi yang terletak di Tangerang Selatan, Batam, Surabaya dan yang terbaru adalah Bali. Sejak tahun 2018 lalu, Apple Developer Academy di Indonesia sendiri telah membina hampir 3.000 pengembang melalui kemitraan mereka dengan BINUS University, Universitas Ciputra, dan Infinite Learning.