Ambisi 5 Tim Free Fire RI Dominasi FFWS SEA 2026 Spring
Uzone.id - Turnamen Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring akhirnya resmi bergulir. FFWS SEA 2026 Spring menjadi ajang pembuktian lima tim asal Indonesia untuk berebut gelar juara sekaligus tiket menuju kompetisi kelas dunia.
Lima tim yang mewakili Indonesia adalah Bigetron by Vitality, RRQ Kazu, EVOS Divine, ONIC, dan Shadow Esports. Mereka harus adu strategi melawan 13 tim terbaik lain dari Vietnam, Thailand, dan juga Malaysia.
Fase pertama turnamen dibuka lewat babak Knockout yang dijadwalkan dari 24 April sampai 17 Mei 2026. Menariknya, format musim ini dibikin lebih singkat jadi hanya empat pekan kompetisi.
Dua pekan pertama jadi ajang kumpul poin di klasemen berjalan. Masuk pekan ketiga, enam tiket ke Grand Finals bakal diamankan lebih awal, disusul enam slot sisanya yang baru diperebutkan di pekan terakhir penentuan.
Nantinya, 12 tim yang lolos bakal terbang ke Ho Chi Minh City, Vietnam, untuk melakoni Grand Finals secara offline pada 30-31 Mei 2026. Selain gelar juara, ada delapan tiket menuju ajang Esports World Cup (EWC) 2026 yang jadi incaran utama.
Khusus EVOS Divine, mereka sudah bisa sedikit bernapas lega karena telah mengamankan slot EWC 2026 berkat statusnya sebagai juara bertahan di 2025.
Persaingan panas di pekan perdana
Di pekan pertama, jadwalnya langsung padat. Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu sudah langsung unjuk gigi di hari pembuka dalam persaingan Grup A dan B. Coach Bigetron, Christian ‘Chrisjo’ Jonathan bahkan sudah menebar ancaman dengan optimisme tinggi.
"Kami akan buktikan dengan meta double sniper kami, bahwa kami tak terkalahkan," tegas Chrisjo. Ia menargetkan timnya tak sekadar bertahan di lobi SEA, tapi bisa angkat trofi juara musim ini.
Tak mau kalah, RRQ Kazu yang diwakili sang pelatih, Adi ‘Ady’ Gustiawan, juga berambisi tampil sempurna. Menurutnya, selisih kualitas antar tim di level SEA sangat tipis.
"Musim ini kami bukan hanya ingin tampil bagus, tapi juga tampil lebih sempurna agar bisa menutup kompetisi dengan gelar juara," katanya.
Berlanjut ke laga yang berlangsung hari ini (25/4), giliran EVOS Divine dan ONIC yang turun ke arena di bentrokan Grup B dan C menemani RRQ Kazu.
Sebagai penyandang gelar juara dunia, EVOS Divine tentu memikul beban ekspektasi yang tinggi. Wahyu ‘Leem’ Kurniawan selaku pelatih sadar betul akan hal itu. Fokus timnya saat ini adalah membangun kembali mental juata, kedisiplinan, dan konsistensi agar tetap garang di level tertinggi.
Sementara bagi ONIC, ajang ini adalah panggung untuk membungkam keraguan soal performa mereka yang kerap naik-turun. Sang pelatih, Ahmad Fadly ‘AFM’ Masturoh, ingin pembuktian nyata.
"Gelar yang kami raih sebelumnya (2025 Spring) membuktikan bahwa ONIC punya level untuk menjadi juara. Sekarang tantangannya adalah membuktikan bahwa kami bisa tampil stabil," ujarnya.
Akhir pekan pertama ini kemudian bakal ditutup pada Minggu (26/4) lewat duel perebutan poin di Grup A dan C yang menampilkan Bigetron, ONIC, serta EVOS.
Di luar nama-nama veteran itu, kiprah Shadow Esports sebagai tim debutan dari jalur juara kompetisi nasional FFNS 2026 Spring juga patut dinanti. Coach Janes Manao menegaskan timnya tak mau cuma dianggap numpang lewat.
"Kami datang bukan hanya untuk jadi anak bawang di sini. Kami ingin benar-benar bersaing, beradaptasi cepat, dan membuktikan bahwa kami layak ada panggung ini," tandasnya.
Adapun, pertandingan FFWS SEA 2026 Spring ini disiarkan langsung setiap pekan mulai pukul 18.00 WIB melalui kanal YouTube, Facebook, dan TikTok Free Fire Esports ID.